Tanggapan Polsek Lembor Soal Antrian Panjang Kendaraan di SPBU Lembor

- Redaksi

Minggu, 26 Mei 2024 - 13:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggapan Polsek Lembor Soal Antrian Panjang Kendaraan di SPBU Lembor. (Gambar Kolase Info Labuan Bajo)

Tanggapan Polsek Lembor Soal Antrian Panjang Kendaraan di SPBU Lembor. (Gambar Kolase Info Labuan Bajo)

INFOLABUANBAJO.ID — Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lembor yang terletak di Daleng, Desa Daleng, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, NTT terus menjadi sorotan dengan fenomena antrian panjang kendaraan yang hendak mengisi BBM.

Menanggapi persoalan ini, Kepolisian Sektor Lembor langsung turun ke lokasi untuk memantau dan mengecek guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Lembor IPDA Yostan Alexanderia Lobang menyampaikan terima kasih atas pemberitaan media Info Labuan Bajo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebut, pemberitaan yang telah dimuat media lokal di Manggarai Barat itu menjadi dasar Polsek Lembor melakukan kegiatan pengamanan di SPBU dengan melibatkan sejumlah anggota.

“Sehubungan dengan antrian di spbu lembor, saya sebagai kapolsek lembor berterimakasih kepada infolabuanbajo.id atas pemberitaannya sebagai dasar buat kami Polsek Lembor mengantisipasi situasi kamtibmas dengan melakukan kegiatan pengamanan di spbu dengan melibatkan anggota Polsek Lembor,” ungkap Kapolsek IPDA Yostan kepada Info Labuan Bajo pada Minggu 26 Mei 2024.

Terkait antrian panjang kendaraan yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lembor itu, Kapolsek meminta agar tidak mengganggu Lalulintas.

“Kami menghimbau kepada kendaraan yang antri menunggu pengisian BBM di SPBU agar tidak mengantri di badan jalan sehingga tidak mengakibatkan lalu lintas terganggu kendaraan dari Labuan Bajo ke Ruteng atau sebaliknya,” pintanya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pemerk0saan, Foto Piche Kota di Balik Jeruji Tahanan Polisi Beredar di Media Sosial

Adapun tugas Kepolisian Sektor Lembor saat ini, terang IPDA Yostan yaitu mengecek ketersediaan BBM serta menginformasikan dan mengarahkan kendaraan untuk mengisi pada BBM Subsidi atau non subsidi.

“Dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban di sekitar wilayah SPBU demi menjaga keselamatan semua yang melakukan aktivitas di SPBU Lembor,” tutupnya.

Untuk diketahui, saat ini memang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lembor yang terletak di Daleng, Desa Daleng, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, NTT terus menjadi sorotan dengan fenomena antrian panjang kendaraan yang hendak mengisi BBM khususnya yang disubsidi pemerintah.

Pemandangan ini kerap terjadi di SPBU yang terletak di pinggir jalan Trans Flores itu hingga menimbulkan gejolak protes dari masyarakat di wilayah itu sebab mayoritas kendaraan yang ikut mengantri adalah milik para pengusaha Tambang Galian C.

Terkait situasi ini masyarakat menaruh dugaan jika SPBU Lembor membangun konspirasi dengan para pengusaha Tambang Galian C demi mendapatkan BBM Subsidi.

Namun, Direktur SPBU Lembor bernama Yan saat dikonfirmasi Info Labuan Bajo membantah keras dugaan tersebut.

Ia menegaskan, dugaan SPBU Lembor bekerja sama dengan para pengusaha Tambang Galian C demi mendapatkan BBM Subsidi itu tidak benar.

Baca Juga:  Oknum Guru di Manggarai Barat Diduga Lecehkan Profesi Wartawan

“Itu tidak benar. Saya tegaskan kembali itu tidak benar,” ungkap Yan di kantor SPBU Lembor pada Jumat 24 Mei 2024.

Direktur SPBU Lembor ini bahkan menyebut tidak mengenal secara dekat dengan para pengusaha tambang tersebut.

“Mengenal dengan mereka pun tidak. Bagaimana bisa dibilang saya kerjasama dengan mereka,” ungkapnya.

Ia menjelaskan kendaraan-kendaraan milik para pengusaha tambang tersebut sudah mengantri terlebih dahulu di area SPBU Lembor.

“Terkait antrinya itu karena mereka ini sudah sore jam 7 sudah stand by. Kita kan tidak tahu bagaimana situasi di luar area SPBU. Karena kita membatasi mereka hanya boleh (mengantri) di luar area SPBU. Kalau di dalam takutnya menganggu fasilitas. Di luar itu kita tidak berwenang,” ungkap Yan.

Yan menjelaskan, proses pengisian BBM Bersubsidi di SPBU Lembor menggunakan sistem Barcode yang telah dikeluarkan Pertamina.

“Setiap saat kita melihat dan membaca. Sesuai nggak. Kita ada alat sistem. Dari situ kita tahu ini Barcode benar atau tidak.

Menurut Yan, sistem Barcode untuk pengisian BBM Subsidi ini merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pertamina Pusat.

“Dari pusat dia sudah tahu harus punya STNK, kepemilikan dan maksimal (Kendaraan) harus roda enam,” terang Yan.

Berita Terkait

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok
Sosok Pengacara Yance Mesah Disorot: Pernah Dipidana, Kini Muncul dalam Kasus Tanah di Manggarai Barat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Kamis, 2 April 2026 - 16:13 WITA

Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku

Berita Terbaru