“Ya itu tidak salah bukan berarti selaku pemerintah saya mempunyai kontribusi kemarin lalu tidak mengajak orang lain untuk memilih siapa begitu. Tapi intinya begini karena di Mbuit kemarin itu situasinya kurang bagus, saya berterimakasih kepada tim relawan Edi-Weng yang sama-sama memberikan dukungan to dalam arti bukan hanya memberi suara saja. Tetapi intinya situasi yang terjadi kemarin sore itu dari pihak Edi-Weng tidak melakukan atau tidak merespon kegiatan yang dilakukan oleh Paslon 01,” terang Apolonarius Minde
Pada penjelasan selanjutnya Apolonarius selaku Kepala Desa Mbuit menujukan kepanikannya dengan memberikan keterangan yang berubah-ubah kepada media ini.
“Memang itu betul, wajar kami kepala Desa Mbuit kan menyampaikan hal itu tetapi intinya saya tidak pernah mengajak keluarga untuk memberikan dukungannya pada salah satu paket dan terbuktikan setiap kampanyekan kami tidak hadir begitu. justru saya pnya keluarga kan lebih banyak ke 01 nya saya tidak melarang karena pilihan ini kan masing-masing pnya hak,” beber Apolobarius Minde.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penjelasan selanjutnya soal ucapan terimakasih yang disampaikannya dalam chatingan di grup itu ia mengatakan wajar kalau memberikan ucapan terimakasih atas dukungan mereka.
“Wajar to kalau dari pihak sebelah kita memberikan apresiasi atas dukungan mereka. Artinya kalimat yang saya sampaikan di situ bukan kalimat yang anarkis atau ajakan yang kurang sopan,” ucap Apolonarius.
Sementara dalam foto tersebut tertulis jelas nama grup “Relawan Edi-Weng jilid dua” dan yang mengirimkan pesan di grup tersebut tertulis nama pengirimnya “Kades Mbuit”. Isi chatingan itu bertuliskan ucapan terimakasih kepada relawan yang sudah berjuang memenangkan Edi-Weng.
“Selamat pagi untuk kita semua, atas nama pribadi saya menyampaikan terimakasih banyak kepada seluruh tim relawan Edi-Weng yang sudah berjuang keras untuk memenangkan paket Edi-Weng periode 2024-2029, begitu banyak hinaan atau makian yg kita rasakan bersama di media sosial tetapi itu semua adalah motifasi bagi kita utk terus bergerak sampai titik darah penghabisan dan pada akhirnya kita juga berhasil saudaraku, terimakasih dan salam hormat dari saya,” tulis kades Mbuit.
Setelah tulisan ini dikirimkan, kades Mbuit chat lagi digrup yg sama dengan narasi yang isinya melarang untuk tidak boleh muat di FB.
“Mohon jangan dimuat di FB, ini adalah rahasia kita selek manga ata ngoeng pasang,” lanjut kades Mbuit.
Menanggapi chatingan kades Mbuit ini, sebagaamana terbaca pada alur percakapan dalam grup yang terlihat pada foto tersebut, salah seorang anggota grup dengan nama ~hasanaja508, menjawab
“terimakasih pa kades ok siapp,” balas ~hasanaja508.
Setelah melakukan percakapan langsung lewat telepon dengan Apolonarius Minde wartawan mengirimkan foto tersebut melalui whatsApp
Saat foto tersebut dikirim, dan terbaca Apolonarius Minde hanya Membalas dengan satu kata saja “Sial,”.
Halaman : 1 2






