Suster Virgula Schmitt SSpS: Sinar Kasih dari Jerman untuk Flores

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 23:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Bukan karena aku hebat, tapi karena Tuhan memampukan aku untuk mengasihi mereka yang terlupakan.”Suster Virgula Schmitt SSpS

Di tengah senyumnya yang lembut dan wajah yang memancarkan ketulusan, sosok dalam foto ini adalah Suster Virgula Schmitt, seorang biarawati Katolik dari Kongregasi SSpS (Servae Spiritus Sancti) asal Jerman. Namanya mungkin tak sepopuler tokoh nasional lainnya, namun bagi masyarakat Flores, khususnya mereka yang pernah merasakan sentuhan pelayanannya, nama Suster Virgula adalah lambang kasih tanpa batas.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh, Termasuk Soeharto dan Gus Dur

Awal Pengabdian di Bumi Flores

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suster Virgula tiba di Indonesia pada masa ketika akses terhadap pelayanan kesehatan di daerah terpencil masih sangat terbatas. Ia memilih Flores, sebuah pulau di Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai ladang pengabdiannya. Bukan karena fasilitasnya yang lengkap, melainkan karena di sanalah ia melihat kebutuhan terbesar: orang-orang yang menderita, tersisih, dan membutuhkan cinta.

Baca Juga:  Momen Presiden Soeharto Panen Raya di Borong, 1982: Ketika Manggarai Disebut “Daerah yang Diberkati”

Dengan latar belakang sebagai tenaga medis, ia mendedikasikan hidupnya untuk merawat pasien-pasien kusta dan penyandang disabilitas — dua kelompok yang seringkali mengalami stigma sosial. Di mata banyak orang, kusta dianggap penyakit kutukan, dan penyandang disabilitas dipandang sebagai beban. Namun di mata Suster Virgula, mereka adalah pribadi-pribadi yang layak dicintai dan dihormati.

Suster Virgula Schmitt SSpS: Sinar Kasih dari Jerman untuk Flores
Suster Virgula Schmitt SSpS: Sinar Kasih dari Jerman untuk Flores

Senyum Kasih dalam Seragam Sederhana

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Rudy Rudolf Butar Butar dan Transformasi Layanan Meruorah Komodo Labuan Bajo
Biografi singkat RD Yohanes Hans Monteiro — Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka
Momen Presiden Soeharto Panen Raya di Borong, 1982: Ketika Manggarai Disebut “Daerah yang Diberkati”
Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh, Termasuk Soeharto dan Gus Dur
Fidelis Pranda: Bupati Pertama yang Menyalakan Obor Pembangunan Manggarai Barat
Deddy Corbuzier Resmi Digugat Cerai oleh Sabrina Chairunnisa, Permintaan Agar Proses Tak Dipublikasikan
Profil Uskup Carrie Schofield-Broadbent, Pemimpin Keuskupan Maryland
Suami Istri Asal Manggarai Timur yang Tewas Tenggelam di Kalimantan Timur, Tinggalkan 5 Anak yang Masih Kecil

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:55 WITA

Rudy Rudolf Butar Butar dan Transformasi Layanan Meruorah Komodo Labuan Bajo

Senin, 24 November 2025 - 22:02 WITA

Biografi singkat RD Yohanes Hans Monteiro — Uskup Terpilih Keuskupan Larantuka

Selasa, 11 November 2025 - 13:26 WITA

Momen Presiden Soeharto Panen Raya di Borong, 1982: Ketika Manggarai Disebut “Daerah yang Diberkati”

Senin, 10 November 2025 - 17:01 WITA

Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 10 Tokoh, Termasuk Soeharto dan Gus Dur

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:45 WITA

Fidelis Pranda: Bupati Pertama yang Menyalakan Obor Pembangunan Manggarai Barat

Berita Terbaru