Kapolda NTT-Sestama BPOM Sepakat Perkuat Pengawasan Obat Ilegal

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan di Markas Polda NTT pada Rabu, 4 Juni 2025, itu membahas penguatan kerja sama pengawasan peredaran obat dan makanan di NTT.

Pertemuan di Markas Polda NTT pada Rabu, 4 Juni 2025, itu membahas penguatan kerja sama pengawasan peredaran obat dan makanan di NTT.

INFO LABUAN BAJO.ID – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Inspektur Jenderal Rudi Darmoko bertemu dengan Sekretaris Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan Inspektur Jenderal Jayadi. Pertemuan di Markas Polda NTT pada Rabu, 4 Juni 2025, itu membahas penguatan kerja sama pengawasan peredaran obat dan makanan di NTT.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: AI Jadi Kunci Indonesia Percepat Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan

Rudi Darmoko menyatakan komitmennya untuk mendukung BPOM dalam memberantas peredaran produk ilegal. Menurut dia, kolaborasi ini krusial untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Kementerian Ekraf Dorong Industri Batik Jabar Ciptakan Lapangan Kerja Generasi Muda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Editor : R. Nahal

Berita Terkait

Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai
Heboh! Prabowo Sebut Indonesia Bisa Produksi BBM dari Jagung hingga Tebu, Siap Hadapi Krisis Dunia
AHY Dijadwalkan Berkunjung ke Labuan Bajo Hari Ini, Ini Agenda yang Dilakukan Sang Menteri
Presiden Prabowo: AI Jadi Kunci Indonesia Percepat Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Koperasi
Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Korea Selatan Hadiri KTT APEC 2025: Fokus Bahas Ekonomi, Teknologi, dan Ketahanan Pangan
Presiden Prabowo Tekankan Kolaborasi Nyata dan Integrasi Kawasan di KTT ASEAN Plus Three Kuala Lumpur
Presiden Prabowo Tunjuk Maruarar Sirait sebagai Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Tegaskan Program Perumahan Harus Pro-Rakyat