Fenomena Langit Merah di Sejumlah Tempat

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 09:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena Langit Merah di Sejumlah Tempat

Fenomena Langit Merah di Sejumlah Tempat

INFOLABUANBAJO.ID – Warga di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan kembali dihadapkan dengan fenomena alam yang mengganggu sekaligus mengerikan: langit berwarna merah. Kejadian ini, yang dipicu oleh kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), telah memicu kepanikan dan kekhawatiran akan dampak kesehatan serta lingkungan.

Beberapa foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan pemandangan langit yang berubah menjadi merah tua, seolah-olah berasal dari film sci-fi. Di daerah seperti Jambi, Riau, dan Kalimantan Barat, warga melaporkan bahwa matahari hampir tak terlihat, digantikan oleh cahaya kemerahan yang menyelimuti langit sepanjang hari.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Koperasi

“Ini seperti dunia kiamat. Napas jadi sesak, udara panas, dan bau asap di mana-mana,”* ujar Andi, seorang warga Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena langit merah ini terjadi karena sinar matahari yang tersebar oleh partikel asap kebakaran hutan. Ketika asap sangat pekat, panjang gelombang cahaya biru dan hijau terserap, menyisakan warna merah yang dominan.

Baca Juga:  Lewat Sistem Mobile Dinas Dukcapil Mabar Percepat Pelayanan Perekaman e-KTP

Kebakaran hutan sendiri diduga dipicu oleh pembukaan lahan ilegal dengan cara dibakar serta kondisi cuaca kering yang memperparah penyebaran api. Meski pemerintah telah berupaya memadamkan titik api dengan water bombing, luasnya area yang terbakar membuat upaya pemadaman tak maksimal.

Dinas Kesehatan setempat melaporkan peningkatan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) di wilayah terdampak. Masker dan tabung oksigen mulai langka di beberapa apotek.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat
Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat
Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT
Dari Room Karaoke ke Peti Mati: Kisah Tragis Dua LC Asal Jawa di Labuan Bajo
Tangis Warga Pecah di Rana Mese, Siswa SD Tenggelam Belum Ditemukan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:43 WITA

Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30 WITA

Ney Asmon Gantikan Ardi Ojo Jadi Kadis Kesehatan, Bagung Jadi Staf Ahli, Ojo Kini Pimpin Disperindag Manggarai Barat

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:34 WITA

Data Terbaru MBG Bali Nusra: 3,2 Juta Penerima, Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terlibat

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:38 WITA

Hak Jawab Polda NTT atas Pemberitaan Dugaan Kekerasan Wartawan di NTT

Berita Terbaru

Gambar Ilustrasi

Hukum & Kriminal

Begini Pengakuan Korban yang Dianiaya Pacar gegara Cemburu Tukang Ojek

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:40 WITA