INFOLABUANBAJO.ID — Di tengah arus deras media sosial yang dipenuhi konten hiburan, tantangan viral, dan gosip selebriti, muncul satu sosok yang tampil berbeda: Patris Allegro, seorang imam Katolik yang justru memanfaatkan platform seperti TikTok dan YouTube untuk menyuarakan kebenaran iman. Namanya kian dikenal bukan karena kontroversi, tetapi karena keberaniannya menyampaikan ajaran Gereja Katolik dengan cara yang tegas, lugas, dan tanpa basa-basi.
Siapa sebenarnya Pastor ini? Nama lengkapnya adalah RD. Patrisius Neonnub, S.Fil, M.Phil, seorang imam Katolik yang berasal dari Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Ia bukan sekadar pastor biasa—Patris Allegro adalah dosen filsafat di Seminari Tinggi St. Mikael Kupang dan pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Agung Kupang. Kini, ia berdiri sebagai salah satu suara paling nyaring dari Keuskupan Denpasar yang membela ajaran Gereja di tengah derasnya arus disinformasi.
Dari Misa ke Medsos: Perjalanan Unik Sang Pastor
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Awalnya, tak banyak yang mengenal Patris Allegro di luar lingkup gereja. Namun semua berubah ketika ia mulai membagikan video-video pendek berisi penjelasan tentang iman Katolik di TikTok. Gaya bicaranya yang berani, argumentatif, dan penuh keyakinan langsung menarik perhatian banyak orang. Tak hanya umat Katolik, banyak juga pengguna media sosial non-Katolik yang terlibat dalam diskusi di kolom komentar.
Lewat videonya, Pastor Patris tidak ragu menjawab berbagai pertanyaan sulit seperti:
Apa bedanya Katolik dan Protestan?
Mengapa umat Katolik menghormati Bunda Maria?
Apa pandangan Gereja terhadap Martin Luther dan Reformasi Protestan?
Benarkah Katolik itu menyembah patung?
Kenapa Sakramen Pengakuan Dosa itu penting?
Setiap topik ia bahas dengan dasar Kitab Suci, dokumen Gereja, dan tradisi suci, tanpa kehilangan sentuhan humanis. Ia mampu menerjemahkan teologi yang rumit menjadi sesuatu yang mudah dipahami oleh generasi muda, bahkan oleh mereka yang baru belajar tentang iman.
Tegas, Tapi Tidak Menghakimi
Gaya komunikasinya memang tegas, bahkan terkadang terlihat ‘keras’. Namun justru itu yang menjadi daya tarik utamanya. Ia tidak membungkus ajaran iman dengan kata-kata manis hanya demi diterima banyak orang. Bagi Pastor Patris, kebenaran harus disampaikan meski tidak selalu menyenangkan. Tetapi di balik ketegasannya, selalu ada niat yang tulus untuk membawa umat lebih dekat kepada Tuhan.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






