Dituduh Menista Agama Protestan, Romo Patris: Kami Sudah Siap Debat Sejak Abad ke-16!

- Redaksi

Minggu, 3 Agustus 2025 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dituduh Menista Agama Protestan, Romo Patris: Kami Sudah Siap Debat Sejak Abad ke-16!

Dituduh Menista Agama Protestan, Romo Patris: Kami Sudah Siap Debat Sejak Abad ke-16!

Ia mencontohkan perbedaan mendasar antara ajaran Katolik dan Protestan dalam hal sakramen, Ekaristi, dan struktur gereja. Misalnya, Katolik memegang teguh tujuh sakramen sebagai institusi ilahi, sementara di kalangan Protestan terdapat variasi pandangan yang drastis — dari mengakui dua sakramen hingga menolak semua sebagai simbol semata.

“Dalam Gereja Katolik, ajaran tentang Ekaristi konsisten dari abad ke abad. Di Protestan? Ada yang bilang itu lambang, ada yang bilang hadir spiritual, bahkan ada yang menganggapnya upacara kosong,” lanjut Romo Patris.

Lebih jauh, ia menyebut bahwa debat seharusnya dilakukan dalam kerangka otoritas yang jelas dan representatif, bukan sekadar sebagai unjuk gigi personal.

“Kami Siap Sejak Abad ke-16”

Menutup pernyataannya, Romo Patris menyampaikan bahwa Gereja Katolik sesungguhnya telah lama siap untuk berdialog — bahkan sejak peristiwa Konsili Trente pada abad ke-16 — namun masih menanti adanya suara tunggal dari pihak Protestan yang bisa dianggap sebagai representasi sah.

“Jangan-jangan yang Anda ajak debat bukan mewakili gereja, tapi hanya mewakili ego pribadi dibalut jubah rohani,” pungkasnya.

Pernyataan ini langsung memicu berbagai reaksi dari publik, baik yang mendukung maupun mengkritisi, mencerminkan betapa sensitif dan kompleksnya dinamika lintas denominasi di tanah air, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur yang dikenal memiliki kekayaan tradisi keagamaan yang kuat.

Baca Juga:  Diduga Cabuli Keponakan Sendiri Sejak Usia 15 Tahun hingga Hamil, Pria di Manggarai Barat Diancam 15 Tahun Penjara

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kelanjutan laporan tersebut. Namun satu hal yang jelas, tanggapan Romo Patris menunjukkan bahwa bagi sebagian kalangan rohaniwan, diskusi iman tetap harus dilakukan dengan kerendahan hati, ketelitian teologis, dan bukan sekadar semangat adu argumen. ***

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Warga Manggarai Timur Diduga Gelapkan Uang Turis Rp 85 Juta, Nama Labuan Bajo Kembali Dipermalukan
Sosok Santi Monika dan Jejak Teror Dua Jam Sebelum Polisi di Manggarai Timur Itu Ditemukan Tewas
Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah
Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham
PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha
Dua Polisi Terluka Saat Amankan Demo di Kantor Gubernur NTT, Massa Lempar Batu hingga Petugas Dilarikan ke Rumah Sakit
Terapis Pria di Spa Labuan Bajo Diduga Lecehkan Turis, Ending Kasusnya Bikin Kaget
Uang Puluhan Juta Milik Warga Labuan Bajo Diduga Ditipu KSP Obor Mas, Kasus Sudah 2 Tahun

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:39 WITA

Warga Manggarai Timur Diduga Gelapkan Uang Turis Rp 85 Juta, Nama Labuan Bajo Kembali Dipermalukan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:55 WITA

Sosok Santi Monika dan Jejak Teror Dua Jam Sebelum Polisi di Manggarai Timur Itu Ditemukan Tewas

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WITA

Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo: Diimingi Kredit Besar, Calon Nasabah Stor Uang hingga Ada yang Rugi Puluhan Juta Rupiah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:21 WITA

Skandal Dugaan Penipuan Koperasi Obor Mas Labuan Bajo, Korban Rugi Puluhan Juta: Kami Dijebak Iming-iming Saham

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:54 WITA

PT Sentral Legal Dokumen Hadir di Labuan Bajo, Fokus Dampingi Pengurusan Sertifikat Tanah dan Izin Usaha

Berita Terbaru