INFOLABUANBAJO.ID — Harga emas dunia mencatat salah satu penurunan harian terbesar sejak 2013. Dalam perdagangan terakhir di pasar Amerika Serikat, harga emas jatuh sekitar 6,3% hanya dalam satu hari, sementara harga perak juga ikut anjlok tajam. Pergerakan mendadak ini memicu kekhawatiran dan spekulasi di kalangan investor global, terutama mereka yang selama ini mengandalkan emas sebagai aset aman (safe haven).
Penyebab Utama Penurunan Harga Emas
Menurut para analis pasar, ada beberapa faktor yang mendorong penurunan tajam harga emas kali ini:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Penguatan Dolar AS
Dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sebagian besar mata uang utama dunia. Karena harga emas diperdagangkan dalam dolar, penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan pun menurun.
2. Aksi Ambil Untung (Profit Taking)
Setelah harga emas sempat menanjak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kekhawatiran inflasi, banyak investor kini memilih untuk melakukan aksi ambil untung. Ketika para pelaku pasar serentak menjual emas, tekanan jual meningkat dan harga otomatis turun tajam.
3. Meredanya Ketegangan Geopolitik
Beberapa pekan terakhir, situasi geopolitik global relatif mereda. Berkurangnya ketegangan di kawasan Timur Tengah dan langkah-langkah diplomatik di Eropa membuat kekhawatiran pasar berkurang. Akibatnya, minat terhadap aset “aman” seperti emas ikut menurun.
Dampak terhadap Pasar dan Investor
Penurunan harga emas ini berdampak luas, terutama bagi investor dan pelaku industri logam mulia.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







