Ketua DPD NasDem Manggarai Barat, Yopi Widyanti, Resmi Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Korupsi Dana Banpol

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD NasDem Manggarai Barat, Yopi Widyanti, Resmi Dilaporkan ke Polis Terkait Dugaan Korupsi Dana Banpol

Ketua DPD NasDem Manggarai Barat, Yopi Widyanti, Resmi Dilaporkan ke Polis Terkait Dugaan Korupsi Dana Banpol

INFOLABUANBAJO.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Manggarai Barat, Yopi Widyanti, yang juga anggota DPRD Manggarai Barat, resmi dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat atas dugaan penyalahgunaan dana bantuan partai politik (Banpol).

Laporan tersebut diajukan oleh Lembaga Pengkaji dan Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) pada Jumat, 31 Oktober 2025, melalui pengaduan hukum resmi (Dumas) yang diterima langsung oleh pihak Polres.

Ketua LPPDM, Marsel Ahang, S.H., dalam keterangannya kepada wartawan menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam mendorong penegakan hukum dan akuntabilitas publik.

“Kami telah melaporkan dugaan korupsi dana Banpol yang melibatkan Ketua DPD NasDem Manggarai Barat, Ibu Yopi Widyanti. Ini langkah konkret agar aparat penegak hukum tidak tinggal diam,” ujar Marsel usai menyerahkan laporan di Mapolres Manggarai Barat.

Menurut Marsel, dugaan penyalahgunaan tersebut mencuat karena ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan dana Banpol yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga:  Perempuan Muda Asal NTT Mengaku Diperkosa Orang Tak Dikenal di Parkiran Kos Denpasar

Berdasarkan data yang diterima LPPDM, Partai NasDem Manggarai Barat setiap tahun menerima dana Banpol sebesar Rp373.190.000 dari pemerintah daerah.
Ia menilai, besarnya anggaran tersebut seharusnya digunakan secara transparan untuk kegiatan pendidikan politik dan administrasi partai, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

“Dana Banpol itu uang rakyat. Jadi penggunaannya harus bisa dipertanggungjawabkan. Kalau ada indikasi penyimpangan, maka harus diusut tuntas. Tidak boleh ada pembiaran hanya karena yang bersangkutan pejabat partai dan anggota DPRD,” tegas Marsel.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Berita Terkait

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok
Sosok Pengacara Yance Mesah Disorot: Pernah Dipidana, Kini Muncul dalam Kasus Tanah di Manggarai Barat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Kamis, 2 April 2026 - 16:13 WITA

Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku

Berita Terbaru