Krisis BBM di Manggarai: Warga Tercekik Harga Eceran, Distribusi Tersendat, Pemerintah Janji Perketat Pengawasan

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 09:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis BBM di Manggarai: Warga Tercekik Harga Eceran, Distribusi Tersendat, Pemerintah Janji Perketat Pengawasan (foto: Medsos)

Krisis BBM di Manggarai: Warga Tercekik Harga Eceran, Distribusi Tersendat, Pemerintah Janji Perketat Pengawasan (foto: Medsos)

INFOLABUANBAJO.ID – Warga di Kabupaten Manggarai dan wilayah sekitarnya di Nusa Tenggara Timur kembali dihadapkan pada kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu keresahan. Di sejumlah titik dari Ruteng hingga Borong, botol-botol plastik berisi bensin berwarna hijau muda berjejer di pinggir jalan. Harganya melambung—bahkan mencapai Rp25 ribu per botol ukuran 1,5 liter.

Fenomena itu mudah ditemui hampir setiap hari dalam sepekan terakhir. Di media sosial, warga setempat membagikan foto deretan bensin eceran yang dijual bebas, menggambarkan tekanan ekonomi yang mereka hadapi akibat langkanya stok di SPBU.

Baca Juga:  Yubileum SVD, Uskup Labuan Bajo Ingatkan Umat Soal Kilau Pariwisata

Harga Melonjak, Warga Terpaksa Membeli Eceran

Sejumlah SPBU di Manggarai dilaporkan kehabisan stok BBM bersubsidi, terutama Pertalite dan solar. Kondisi ini memaksa warga membeli BBM eceran di pinggir jalan dengan harga yang jauh dari standar pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di SPBU kosong, terpaksa beli eceran. Harga sudah sampai Rp25 ribu per botol,” ujar seorang warga Ruteng, Rabu pagi.

Harga eceran bervariasi, mulai Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per liter, tergantung lokasi dan ketersediaan stok. Bagi pekerja harian, tukang ojek, hingga nelayan, lonjakan harga ini membuat biaya operasional melonjak drastis.

Baca Juga:  Mobil Dokter Terbakar Usai Berwisata di Pantai Wade, Lembata

Distribusi Tersendat dan Dugaan Penyimpangan

Pengelola depo BBM menyebut stok di tingkat depot sebenarnya aman. Namun distribusi ke wilayah pedalaman tersendat. Perbaikan jalan, terutama di jalur-jalur utama Ruteng–Borong, membuat mobil tangki harus melewati sistem buka-tutup jalan yang berdampak pada keterlambatan pengiriman.

Di sisi lain, warga menduga ada penyimpangan dalam penyaluran. Penjualan eceran ilegal tumbuh subur, bahkan di dekat SPBU. Di sejumlah daerah, muncul kekhawatiran soal mafia BBM yang memanfaatkan situasi kelangkaan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya
Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan
Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor
Damai di Jalur Ruteng–Lembor: Dari Gesekan Sopir Travel ke Kesepakatan Lima Poin, Berikut Isinya
BREAKING NEWS: Warga Satar Mese Barat Ditemukan Tew4s di Pantai Wae Aweng Dintor, Masih Pakai Kacamata Renang
Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WITA

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Kamis, 9 April 2026 - 17:21 WITA

Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Kamis, 9 April 2026 - 12:41 WITA

Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan

Kamis, 9 April 2026 - 11:53 WITA

Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor

Rabu, 8 April 2026 - 20:55 WITA

Damai di Jalur Ruteng–Lembor: Dari Gesekan Sopir Travel ke Kesepakatan Lima Poin, Berikut Isinya

Berita Terbaru