Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 11:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan

Jargon “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap” Dipertanyakan: Anak Sekolah di Lembor Selatan Masih Menyeberangi Sungai demi Pendidikan

INFOLABUANBAJO.ID — Slogan pembangunan Kabupaten Manggarai Barat yang selama ini digaungkan Pemerintah Daerah, “Mabar Bangkit menuju Mabar Semakin Mantap,” kembali dipertanyakan publik. Alasannya sederhana namun ironis: di Lembor Selatan — wilayah asal Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi — sejumlah pelajar masih harus menyeberangi sungai tanpa jembatan demi sampai ke sekolah.

Sebuah video berdurasi 30 detik yang viral di media sosial memperlihatkan puluhan siswa SD dan SMP berdiri di tepi Sungai Wae Mese, Desa Nanga Bere, Lembor Selatan. Dengan suara lantang namun penuh harap, mereka menyampaikan permintaan yang terdengar lebih seperti jeritan ketimbang keluhan:

“Bapak Presiden, tolong bangunkan kami jembatan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video tersebut direkam pada Minggu, 30 November 2025, dan langsung memantik perhatian publik. Di tengah klaim kemajuan dan pencapaian pembangunan infrastruktur daerah, kondisi itu menunjukkan masih adanya kesenjangan yang mencolok, terutama di wilayah yang justru berdekatan dengan pusat kekuasaan kabupaten.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Manggarai Barat, Baliho Milik Pasangan Mario-Rikar Dib4kar OTK, Ini Tanggapan Ketua Relawan Muda

Realitas yang Berjalan Tanpa Infrastruktur

Sungai Wae Mese bukan sekadar aliran air kecil. Saat musim hujan, debit sungai meningkat tajam dengan arus deras yang rawan menelan tubuh mungil anak-anak yang harus melintas setiap hari untuk bersekolah.

Seorang warga Kampung Nisar menuturkan, anak-anak di desa itu tidak memiliki pilihan lain kecuali berjalan kaki dan melintasi sungai. Ketika banjir tiba, aktivitas belajar mereka praktis terhenti.

“Kalau ada ujian atau materi penting, mereka kadang nekat berenang. Kalau air terlalu tinggi, mereka tidak bisa sekolah,” ujar warga itu.

Tidak ada jalan alternatif, tidak ada kendaraan yang bisa menolong, dan tidak ada jembatan permanen yang menopang akses pendidikan mereka.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Ampupu di Jalur Ranamese–Mano, Manggarai Timur

Jembatan Swadaya yang Tak Pernah Bertahan

Warga mengaku telah berulang kali membangun jembatan darurat secara gotong-royong. Namun setiap musim hujan tiba, struktur sederhana itu selalu hanyut bersama derasnya banjir.

Aspirasi terkait infrastruktur ini disebut sudah disampaikan berulang kali ke tingkat kecamatan maupun kabupaten. Namun hingga kini, pembangunan jembatan permanen belum juga terealisasi.

Kontras dengan Narasi Pemerintah Daerah

Fenomena ini memunculkan kritik terhadap Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di bawah kepemimpinan Bupati Edistasius Endi dan Wakil Bupati Yulianus Weng. Publik mempertanyakan relevansi dan wujud nyata dari slogan “Mabar Semakin Mantap.”

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah
Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin
Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H
Luka di Wajah Bocah Akibat Gigitan Anjing, Ancaman Rabies Masih Mengintai di Manggarai Timur
Eks Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Ancam Lapor ke Disnaker, Tegaskan Penjelasan Mantan Majikan Tidak Benar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:32 WITA

Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:55 WITA

Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:53 WITA

Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA