INFOLABUANBAJO.ID — Sejumlah warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan lonjakan tagihan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dinilai tidak sebanding dengan kualitas layanan. Keluhan itu mencuat di media sosial setelah seorang warga mengunggah bukti pembayaran rekening air senilai Rp 205.750 untuk pemakaian satu bulan.
Unggahan tersebut beredar di grup Facebook Jual Beli Barang Bekas Area Labuan Bajo. Dalam keterangannya, warga itu menyebut pasokan air PDAM hanya mengalir sekitar 15 hari dalam sebulan. Meski demikian, ia tetap dibebani tagihan yang relatif tinggi.
“Miris dengan naiknya pembayaran PDAM di Labuan Bajo. Sampai di angka Rp 205.750, sementara air satu bulan lima belas hari saja jadwal jalan,” tulis warga tersebut, Selasa, 16 Desember 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan foto struk pembayaran yang diunggah, pemakaian air tercatat mencapai 50 meter kubik. Warga itu pun meminta perhatian pemerintah daerah, khususnya pengelola PDAM, agar persoalan tersebut ditindaklanjuti. “Saya sebagai masyarakat minta tolong kepada pemerintah, lebih khusus kepada Bapak Kepala Dinas PDAM Labuan Bajo. Tolong ini diindahkan,” tulisnya.
Keluhan serupa muncul di kolom komentar unggahan tersebut. Sejumlah warga mengaku kaget dengan tagihan air yang melonjak, meski penggunaan air terbatas dan distribusi tidak lancar. Seorang warganet menulis, air hanya digunakan untuk mandi dan mencuci, tetapi tagihan bulanan bisa mencapai ratusan ribu rupiah. “Kalau satu tahun bayar dengan angka begini, bisa sampai Rp 2,5 juta,” tulisnya.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya






