Tagihan Air Melonjak, Direktur PDAM Labuan Bajo Didesak Buka Data

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tagihan Air Melonjak, Direktur PDAM Labuan Bajo Didesak Buka Data

Tagihan Air Melonjak, Direktur PDAM Labuan Bajo Didesak Buka Data

INFOLABUANBAJO.ID — Lonjakan tagihan air Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wae Mbelilling memicu kemarahan warga Labuan Bajo. Di tengah pasokan air yang kerap tersendat, publik kini mempertanyakan kompetensi dan transparansi Direktur Perumda Air Minum Wae Mbelilling, Ponsianus Mato, dalam mengelola layanan dasar masyarakat.

Keluhan warga mencuat setelah seorang pelanggan mempublikasikan bukti pembayaran rekening air senilai Rp 205.750 untuk pemakaian satu bulan, padahal air disebut hanya mengalir sekitar 15 hari. Unggahan itu viral dan membuka “kotak pandora” persoalan lama PDAM: air sering mati, tetapi tagihan justru melonjak.

Keluhan tersebut bukan kasus tunggal. Di kolom komentar, puluhan warga mengaku mengalami hal serupa. Tagihan yang sebelumnya berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu tiba-tiba melonjak menjadi Rp 200 ribu, bahkan Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu per bulan. Ironisnya, distribusi air di sejumlah wilayah hanya terjadi dua hingga tiga kali dalam sebulan dengan durasi singkat.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mendasar: bagaimana mungkin angka pemakaian air melonjak drastis sementara aliran air justru minim?

Direktur Perumda Air Minum Wae Mbelilling, Ponsianus Mato, membantah seluruh tudingan. Ia menegaskan tidak ada kenaikan tarif air sejak 2018 dan seluruh pencatatan meter dilakukan secara digital melalui aplikasi bacameter yang disertai foto dan titik koordinat.

Baca Juga:  Bengkel di Jalan Arah Pasar Batu Cermin Labuan Bajo Ludes Terbakar

Namun, bantahan tersebut dinilai publik normatif dan menghindar dari substansi persoalan. Warga tidak mempersoalkan tarif di atas kertas, melainkan validitas angka pemakaian yang dicatat dan dibebankan kepada pelanggan.

Beberapa pelanggan mengaku mendengar meteran air berputar cepat meski debit air kecil, bahkan ketika air nyaris tidak mengalir. Ada pula yang mempertanyakan klaim pembacaan meter secara rutin, mengingat petugas dinilai jarang melakukan pengecekan langsung ke rumah pelanggan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya
Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan
Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor
Damai di Jalur Ruteng–Lembor: Dari Gesekan Sopir Travel ke Kesepakatan Lima Poin, Berikut Isinya
BREAKING NEWS: Warga Satar Mese Barat Ditemukan Tew4s di Pantai Wae Aweng Dintor, Masih Pakai Kacamata Renang
Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WITA

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Kamis, 9 April 2026 - 17:21 WITA

Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Kamis, 9 April 2026 - 12:41 WITA

Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan

Kamis, 9 April 2026 - 11:53 WITA

Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor

Rabu, 8 April 2026 - 20:55 WITA

Damai di Jalur Ruteng–Lembor: Dari Gesekan Sopir Travel ke Kesepakatan Lima Poin, Berikut Isinya

Berita Terbaru