Sepak Bola Spanyol Berduka, Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepak Bola Spanyol Berduka, Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Sepak Bola Spanyol Berduka, Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas dalam Tragedi Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

INFOLABUANBAJO.ID — Kabar duka datang dari klub LaLiga, Valencia CF. Pelatih tim Valencia Femenino B, Fernando Martín, meninggal dunia bersama tiga anaknya dalam kecelakaan kapal wisata di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu malam, 27 Desember 2025.

Fernando Martín menjadi salah satu korban kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo. Kapal tersebut membawa 11 penumpang dan dilaporkan mengalami mati mesin sebelum dihantam ombak setinggi sekitar 1,5 meter hingga akhirnya tenggelam.

Baca Juga:  Mobil Nyeruduk Toko Rohani, Patung Bunda Maria Tak Rusak, Warga Bilang Mukjizat

Selain Martín, tiga anaknya yang masih berusia di bawah umur turut menjadi korban meninggal dunia. Sementara itu, istri Martín, Andrea Ortuño, dan seorang putrinya yang berusia tujuh tahun berhasil selamat. Keduanya termasuk dalam tujuh penumpang yang berhasil dievakuasi dari insiden tersebut.

Dalam pernyataan resminya, Valencia CF menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi tersebut.
“Valencia CF sangat berduka atas wafatnya Fernando Martín, pelatih Valencia CF Femenino B, serta tiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia, sebagaimana telah dikonfirmasi oleh otoritas setempat,” tulis klub tersebut.

Valencia CF juga menyatakan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Jalan Putus Total, Akses Golo Woi–Meda di Cibal Barat Dilaporkan Lumpuh Akibat Hujan Berhari-hari
Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap
Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing
Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik
Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas
Dugaan Pemicu Kebakaran Dua Kios di Depan SMKN 1 Labuan Bajo
Meski Satu Korban Belum Ditemukan, Usaha Pencarian Korban Tenggelam Kapal KM Putri Sakinah Dihentikan
Di Dekat Labuan Bajo, Tiang Listrik Berdiri, Puluhan Rumah Warga Tetap Gelap: PLN Janji Turun Survei

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:08 WITA

Jalan Putus Total, Akses Golo Woi–Meda di Cibal Barat Dilaporkan Lumpuh Akibat Hujan Berhari-hari

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:56 WITA

Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:29 WITA

Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:56 WITA

Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:31 WITA

Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas

Berita Terbaru