Tragedi Kapal di Labuan Bajo, Real Madrid Berduka atas Meninggalnya Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Kapal di Labuan Bajo, Real Madrid Berduka atas Meninggalnya Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya

Tragedi Kapal di Labuan Bajo, Real Madrid Berduka atas Meninggalnya Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya

INFOLABUANBAJO.ID – Real Madrid CF menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pelatih tim cadangan putri Valencia CF, Fernando Martín, bersama tiga anaknya dalam kecelakaan kapal wisata di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur. Tragedi tersebut terjadi pada Jumat malam, 27 Desember 2025.

Dalam pernyataan resmi klub, Real Madrid menyebut kecelakaan tersebut sebagai tragedi besar yang mengguncang dunia sepak bola Spanyol.

“Real Madrid dan Dewan Direksi menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Fernando Martín dan tiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia,” tulis klub berjuluk Los Blancos itu.

Klub ibu kota Spanyol tersebut juga menyampaikan simpati kepada istri korban, Andrea Ortuno, serta seorang anak perempuan mereka yang selamat. “Kami turut mendoakan Andrea dan putrinya, Mar, agar diberi kekuatan di masa yang sangat sulit ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Fernando Martín, 44 tahun, diketahui tengah berlibur bersama keluarganya di Labuan Bajo. Ia bersama istri dan empat anaknya menumpang kapal pinisi KM Putri Sakinah yang berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Kapal tersebut mengangkut total 11 orang, terdiri atas satu keluarga wisatawan asal Spanyol, empat kru kapal, dan satu pemandu lokal.

Baca Juga:  Tabur Bunga di TMP Labuan Bajo, Pemkab Manggarai Barat Kenang Jasa Pahlawan

Menurut laporan awal, kapal mengalami mati mesin sebelum akhirnya dihantam ombak setinggi sekitar 1,5 meter dan tenggelam di Selat Pulau Padar. Tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk Andrea Ortuno dan satu anak perempuan mereka yang berusia tujuh tahun. Sementara Fernando Martín dan tiga anaknya—masing-masing berusia 12, 10, dan 9 tahun—dilaporkan meninggal dunia.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya
Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan
Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor
Damai di Jalur Ruteng–Lembor: Dari Gesekan Sopir Travel ke Kesepakatan Lima Poin, Berikut Isinya
BREAKING NEWS: Warga Satar Mese Barat Ditemukan Tew4s di Pantai Wae Aweng Dintor, Masih Pakai Kacamata Renang
Detik-detik Gibran Pikul Salib di Kupang, Disambut Antusias Warga dan Peserta Pawai

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WITA

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 17:09 WITA

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga

Kamis, 9 April 2026 - 17:21 WITA

Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Kamis, 9 April 2026 - 12:41 WITA

Dari Harapan Jadi Krisis: Proyek Air PLN Peduli di Golo Mori Diduga Terhenti di Tengah Jalan

Kamis, 9 April 2026 - 11:53 WITA

Setelah Insiden Penghadangan di Jalan, 5 Aturan Ini Disepakati Sopir Travel Ruteng dan Lembor

Berita Terbaru