Seorang Pastor di NTT Diberitakan Hamili Seorang Gadis: Telah Melahirkan Seorang Anak Laki-laki

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 00:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Viral: Kasus Dugaan Pastor Menghamili Perempuan di NTT hingga Melahirkan Seorang Anak (Gambar Ilustrasi)

Berita Viral: Kasus Dugaan Pastor Menghamili Perempuan di NTT hingga Melahirkan Seorang Anak (Gambar Ilustrasi)

INFOLABUANBAJO.ID — Sebuah pemberitaan di media daring lebahtimor.com mengenai dugaan hubungan seksual seorang pastor Katolik dengan seorang perempuan di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi viral di media sosial. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa seorang pastor asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diduga menghamili seorang perempuan hingga melahirkan seorang anak, namun tidak bertanggung jawab.

Berita itu dimuat pada Jumat, 26 Desember 2025, dengan judul “Pastor Asal Noemuti TTU Hamili Gadis Belu, Keuskupan Atambua Tidak Beri Pernyataan Apa Pun.”

Media tersebut menyebutkan bahwa pastor berinisial RMK, seorang imam diosesan (projo) yang berkarya di Keuskupan Atambua, diduga menghamili seorang perempuan berinisial DU pada 2017. Berdasarkan pengakuan korban dan keluarganya, DU melahirkan seorang anak laki-laki pada Desember 2017 di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD, Atambua.

Kakak korban, EU, mengatakan bahwa pastor tersebut sempat berjanji akan bertanggung jawab, termasuk memberikan bantuan biaya bulanan untuk kebutuhan anak. Namun, menurut E, janji itu hanya direalisasikan selama beberapa bulan dan kemudian terhenti.

“Dia janji beri uang satu juta rupiah setiap bulan, tapi hanya berjalan sebentar. Setelah itu tidak ada lagi,” kata EU, sebagaimana dikutip lebahtimor.com.

Dugaan Tekanan untuk Menggugurkan Kandungan

Baca Juga:  2 Unit Mesin Genset di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat Hilang

Laporan tersebut juga memuat pengakuan bahwa korban sempat diminta oleh pastor yang bersangkutan untuk menggugurkan kandungannya. Namun, permintaan itu ditolak oleh keluarga korban.

Sejumlah anggota Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Katedral Atambua yang diwawancarai media tersebut mengaku mengetahui cerita tersebut langsung dari korban. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk tekanan yang melukai martabat korban.

Selain itu, disebutkan pula adanya dugaan bahwa dua pastor lain sempat meminta keluarga korban untuk tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian. Hingga kini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lebahtimor.com

Berita Terkait

Jalan Putus Total, Akses Golo Woi–Meda di Cibal Barat Dilaporkan Lumpuh Akibat Hujan Berhari-hari
Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap
Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing
Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik
Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas
Dugaan Pemicu Kebakaran Dua Kios di Depan SMKN 1 Labuan Bajo
Meski Satu Korban Belum Ditemukan, Usaha Pencarian Korban Tenggelam Kapal KM Putri Sakinah Dihentikan
Di Dekat Labuan Bajo, Tiang Listrik Berdiri, Puluhan Rumah Warga Tetap Gelap: PLN Janji Turun Survei

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:08 WITA

Jalan Putus Total, Akses Golo Woi–Meda di Cibal Barat Dilaporkan Lumpuh Akibat Hujan Berhari-hari

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:56 WITA

Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:29 WITA

Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:56 WITA

Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:31 WITA

Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas

Berita Terbaru