Diserbu Wisatawan Lokal! Pantai Watu Weri Jadi Primadona Liburan Tahun Baru di Manggarai Barat

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diserbu Wisatawan Lokal! Pantai Watu Weri Jadi Primadona Liburan Tahun Baru di Manggarai Barat

Diserbu Wisatawan Lokal! Pantai Watu Weri Jadi Primadona Liburan Tahun Baru di Manggarai Barat

INFOLABUANBAJO.ID— Suasana liburan Tahun Baru di Pantai Watu Weri, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan pengunjung memadati kawasan pantai sejak pagi hingga sore hari, menjadikan Watu Weri sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan momen pergantian tahun.

Pantai yang berada di pesisir selatan Manggarai Barat itu berubah menjadi lautan manusia. Pengunjung datang silih berganti dari berbagai kecamatan di wilayah Manggarai Barat, bahkan sebagian dari luar Lembor Selatan. Mereka memanfaatkan libur panjang Tahun Baru untuk bersantai, bermain air, serta menikmati panorama alam Pantai Watu Weri yang masih relatif alami.

Pantauan di lokasi menunjukkan, kepadatan pengunjung mulai terlihat sejak pagi hari. Rombongan keluarga, kelompok pemuda, hingga anak-anak tampak memenuhi hampir seluruh garis pantai. Anak-anak bermain pasir dan berenang di tepian laut, sementara para orang dewasa memilih duduk di bawah pepohonan atau di tepi pantai sambil menikmati semilir angin laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antusiasme masyarakat terhadap Pantai Watu Weri terlihat sangat tinggi. Diperkirakan jumlah pengunjung yang datang hampir mencapai ribuan orang. Kondisi ini membuat suasana pantai menjadi sangat ramai, dipenuhi tawa, percakapan, serta hiruk-pikuk khas liburan akhir tahun.

Tak hanya area pantai yang padat, akses jalan menuju lokasi wisata pun mengalami kepadatan. Ratusan kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil pribadi, terpantau mengular di sepanjang jalan menuju Pantai Watu Weri. Sejumlah kendaraan bahkan terpaksa parkir di bahu jalan hingga ke area kebun dan lahan kosong milik warga sekitar, lantaran keterbatasan area parkir.

Kemacetan sesekali terjadi akibat padatnya arus keluar-masuk kendaraan. Meski demikian, para pengunjung tetap terlihat antusias dan bersabar demi bisa menikmati suasana liburan Tahun Baru di pantai tersebut.

Baca Juga:  Diklat Satpam Dibuka di Labuan Bajo

Salah seorang pengunjung asal Kecamatan Lembor, Yanto, mengaku sengaja datang bersama keluarga sejak pagi hari untuk menghindari kepadatan yang lebih parah di siang hari. Menurutnya, Pantai Watu Weri menjadi pilihan utama karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dan menawarkan pemandangan alam yang indah.

“Setiap Tahun Baru kami sekeluarga selalu ke Watu Weri. Pantainya luas, anak-anak bisa bermain dengan aman, dan suasananya masih alami. Tahun ini memang jauh lebih ramai dari biasanya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Ucik, pengunjung asal Cancar, Manggatai. Ia mengatakan, momen liburan Tahun Baru menjadi kesempatan langka untuk berkumpul bersama keluarga besar. Pantai Watu Weri dipilih karena mampu menampung banyak pengunjung dan memiliki akses yang relatif mudah.

“Kalau liburan panjang seperti ini, pantai selalu jadi tujuan utama. Watu Weri salah satu yang paling ramai karena semua orang bisa datang tanpa biaya mahal,” katanya.

Kepadatan pengunjung juga membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah pedagang musiman terlihat memanfaatkan momen liburan dengan menjajakan berbagai jenis dagangan, mulai dari makanan ringan, minuman, hingga jajanan khas pantai. Beberapa warga juga membuka jasa parkir dadakan untuk membantu mengatur kendaraan pengunjung.

Salah satu pedagang kios pinggir jalan mengaku pendapatannya meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Menurutnya, liburan Tahun Baru selalu menjadi momentum yang dinantikan oleh para pedagang kecil di sekitar Pantai Watu Weri.

“Kalau hari biasa tidak seramai ini. Tapi saat Tahun Baru, pengunjung bisa ribuan. Dagangan cepat habis,” ujarnya.

Meski demikian, kepadatan pengunjung juga menyisakan sejumlah catatan. Masalah kebersihan mulai terlihat di beberapa titik pantai, terutama sampah plastik dan sisa makanan yang ditinggalkan pengunjung.

Baca Juga:  Niat Snorkeling, Malah Nyebrang Laut Pakai Styrofoam – Turis Inggris Laporkan Penipuan di Labuan Bajo Berakhir Damai

MSejumlah warga berharap adanya kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan kawasan wisata agar tetap nyaman dan lestari.

Selain itu, keterbatasan fasilitas penunjang seperti area parkir dan tempat sampah menjadi tantangan tersendiri ketika jumlah pengunjung membludak. Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengelolaan Pantai Watu Weri, terutama pada momen liburan besar seperti Tahun Baru.

Pantai Watu Weri sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Lembor Selatan. Hamparan pasir yang luas, garis pantai yang panjang, serta latar perbukitan hijau menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal. Pada hari-hari tertentu, pantai ini relatif sepi, namun saat libur panjang, jumlah pengunjung meningkat drastis.

Hingga sore hari, arus pengunjung masih terus berdatangan. Sebagian memilih bertahan hingga matahari terbenam untuk menikmati suasana senja di tepi pantai. Sementara itu, arus kendaraan keluar mulai meningkat menjelang petang, kembali menyebabkan kepadatan di jalur utama.

Secara umum, perayaan liburan Tahun Baru di Pantai Watu Weri berlangsung aman dan kondusif. Tidak terlihat adanya insiden besar, meski kepadatan pengunjung cukup tinggi. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah Manggarai Barat menunjukkan besarnya potensi Pantai Watu Weri sebagai destinasi wisata rakyat yang diminati lintas kalangan.

Euforia liburan Tahun Baru tersebut menjadi potret nyata kerinduan masyarakat akan ruang-ruang publik yang terbuka dan alami. Pantai Watu Weri tak sekadar menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang perjumpaan sosial, tempat berbagi kebahagiaan, serta simbol kebersamaan dalam menyambut tahun yang baru.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal
Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah
Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo
Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik
Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab
Indonesia Pinjamkan 2 Komodo ke Jepang, Ditukar Jerapah dan Panda Merah, Ini Tujuan Sebenarnya
Pembatasan 1.000 Pengunjung per Hari di Taman Nasional Komodo Mulai Berdampak: Turis Ungkap Kebingungan
Bangga! Meruorah Komodo Labuan Bajo Raih Sertifikat Chinese Friendly Hotel 2026 dari Trip.com Group

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 22:26 WITA

Tangis Pekerja Wisata di Labuan Bajo: Dampak Kuota 1.000 Wisatawan, Rencana Nikah 2027 Batal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WITA

Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah

Kamis, 9 April 2026 - 22:13 WITA

Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo

Rabu, 8 April 2026 - 09:50 WITA

Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik

Sabtu, 4 April 2026 - 13:31 WITA

Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab

Berita Terbaru