Korban Tenggelam di Tiwu Pai Ditemukan Usai Kunjungan Bupati Manggarai Barat di Lokasi Kejadian

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 16:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Tenggelam di Tiwu Pai Ditemukan Usai Kunjungan Bupati Manggarai Barat di Lokasi Kejadian

Korban Tenggelam di Tiwu Pai Ditemukan Usai Kunjungan Bupati Manggarai Barat di Lokasi Kejadian

INFOLABUANBAJO.ID — Korban tenggelam di objek wisata Air Terjun Tiwu Pai, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah lebih dari sepekan dinyatakan hilang. Jasad korban ditemukan warga di aliran sungai bagian hilir, tidak lama setelah Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, mengunjungi lokasi kejadian dan keluarga korban.

Korban bernama Armedo W. Jeferson, pelajar SMP Katolik St. Fransiskus Xaverius Ruteng. Ia dilaporkan tenggelam pada Minggu, 11 Januari 2026, saat berwisata bersama teman-temannya di kawasan air terjun tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun Info Labuan Bajo, jasad Armedo ditemukan warga yang sedang mencari kayu bakar di sekitar aliran Sungai Tiwu Pai, pada Senin sore, 19 Januari 2026. Lokasi penemuan berada cukup jauh dari titik awal korban dilaporkan tenggelam, mengarah ke hilir sungai dan diduga mendekati muara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penemuan jasad korban terjadi beberapa jam setelah Bupati Manggarai Barat menyambangi keluarga korban dan meninjau langsung lokasi kejadian. Dalam kunjungannya, Edistasius Endi menyampaikan dukungan moril dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap mendampingi keluarga korban meski operasi pencarian resmi oleh Basarnas telah dihentikan.

Baca Juga:  Pasokan BBM di Labuan Bajo Kembali Tersendat, Krisis Mingguan Jadi Momok

“Pemerintah daerah akan terus hadir dan memberi dukungan penuh kepada keluarga. Keluarga tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Edistasius saat berada di rumah singgah keluarga korban di Kampung Wontong, Desa To’e, Senin siang.

Bupati juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai, beras, dan makanan siap saji untuk mendukung pencarian lanjutan yang dilakukan secara mandiri oleh keluarga, relawan, dan warga setempat. Selain itu, ia meninjau langsung lokasi air terjun dan menyaksikan aktivitas pencarian yang masih berlangsung secara informal.

Beberapa jam setelah kunjungan tersebut, warga menemukan jasad korban di aliran sungai yang selama ini sulit dijangkau. Warga kemudian melaporkan penemuan itu kepada aparat Polsek Reok. Unsur TNI, Polri, dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi jenazah sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepolisian menyebut kuat dugaan korban terseret arus deras sejak hari pertama kejadian. Kondisi geografis Sungai Tiwu Pai yang berbatu, berarus kuat, dan dipenuhi semak-semak di sepanjang aliran sungai menjadi kendala utama selama proses pencarian.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Labuan Bajo, TNI, Polri, BPBD Manggarai, relawan, dan warga setempat telah melakukan pencarian selama tujuh hari penuh. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai dari titik awal kejadian hingga ke beberapa titik di hilir.

Baca Juga:  Pol PP Manggarai Barat Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran, Pelaku Usaha Diingatkan Soal Standar Keamanan

Namun hingga Sabtu, 17 Januari 2026, korban belum ditemukan. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), Basarnas resmi menghentikan operasi pencarian dan korban dinyatakan hilang. Meski demikian, keluarga korban bersama warga tetap melanjutkan pencarian secara mandiri.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan keselamatan di objek wisata alam di Manggarai dan Manggarai Barat. Air Terjun Tiwu Pai diketahui belum dilengkapi rambu peringatan, pembatas area berenang, maupun sistem pengamanan yang memadai, meski kerap dikunjungi wisatawan lokal.

Sejumlah warga berharap kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan objek wisata alam, terutama yang memiliki risiko tinggi seperti sungai dan air terjun.

“Kejadian ini jangan hanya berakhir dengan belasungkawa. Harus ada langkah nyata agar tidak terulang,” kata seorang warga Desa To’e.

Jenazah Armedo W. Jeferson telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Suasana duka menyelimuti keluarga dan warga setempat, yang sejak awal terlibat langsung dalam pencarian korban.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah
Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin
Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H
Luka di Wajah Bocah Akibat Gigitan Anjing, Ancaman Rabies Masih Mengintai di Manggarai Timur
Eks Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Ancam Lapor ke Disnaker, Tegaskan Penjelasan Mantan Majikan Tidak Benar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:32 WITA

Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:55 WITA

Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:53 WITA

Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA