Petunjuk Mimpi Antar Vinsensius Jemadu Temukan Jasad Armendo di Sungai Tiwu Pai

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petunjuk Mimpi Antar Vinsensius Jemadu Temukan Jasad Armendo di Sungai Tiwu Pai

Petunjuk Mimpi Antar Vinsensius Jemadu Temukan Jasad Armendo di Sungai Tiwu Pai

INFOLABUANBAJO.ID – Di tengah duka mendalam atas tenggelamnya seorang remaja di lokasi wisata Air Terjun Tiwu Pai, sosok warga sederhana bernama Vinsensius Jemadu muncul sebagai figur kunci dalam penemuan jasad korban.

Armendo W. Jeferson (14), pelajar asal Manggarai, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (19/01/2026) siang, setelah lebih dari sepekan dinyatakan hilang terseret arus deras di kawasan wisata Tiwu Pai, Desa To’e (Wontong), Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Vinsensius Jemadu, warga Desa To’e, sekitar pukul 13.00 WITA, dalam kondisi tergeletak di antara cabang-cabang kayu dan bebatuan di aliran sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, proses pencarian yang dilakukan Jemadu tidak semata-mata berangkat dari pencarian teknis, melainkan juga dari petunjuk yang ia yakini melalui mimpi.

“Saya mimpi lihat di kali ada babi hutan mati, sudah bau. Dari situ saya rasa ada tanda, jadi saya ajak tiga anak saya ikut jalan cari. Anak saya yang lihat pertama kali korban,” ujar Vinsensius Jemadu.

Dengan berjalan menyusuri aliran sungai yang dipenuhi bebatuan licin dan semak belukar, Jemadu bersama anak-anaknya akhirnya menemukan jasad Armendo di lokasi yang cukup jauh dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Baca Juga:  1 Lagi Korban Tenggelam KM Putri Sakinah Ditemukan: Diduga Jenazah Pelatih Bola Asal Spanyol

Penemuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada aparat dan warga sekitar.

Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H., saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jasad korban oleh warga.

Menurutnya, korban ditemukan di Dusun Lengo Alo, Kampung Kalo, Desa To’e, dengan jarak sekitar 1 kilometer dari lokasi awal korban tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai.

“Korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang pada Minggu, 11 Januari 2026, telah ditemukan. Lokasi penemuan berada di aliran sungai Dusun Lengo Alo, sekitar satu kilometer dari titik tenggelam,” jelas Ipda Joko.

Pihak kepolisian menduga jasad korban terseret arus deras sungai Tiwu Pai selama beberapa hari, mengingat kondisi sungai yang berbatu dan berarus kuat, terlebih saat musim hujan.

Bagi warga setempat, Vinsensius Jemadu bukan hanya penemu pertama jasad korban, tetapi juga sosok yang menunjukkan kepekaan sosial dan keberanian moral untuk terlibat langsung dalam pencarian, di saat harapan keluarga korban kian menipis.

Penemuan ini sekaligus menandai berakhirnya proses pencarian yang melelahkan, sekaligus membuka babak duka baru bagi keluarga Armendo, yang akhirnya dapat membawa pulang jasad sang anak untuk dimakamkan secara layak.

Baca Juga:  Fenomena Langit Merah di Sejumlah Tempat

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Minggu, 11 Januari 2026, ketika Armendo bersama sejumlah rekannya berwisata ke Air Terjun Tiwu Pai. Saat berenang di sekitar air terjun, korban diduga terseret arus deras dan tidak muncul kembali ke permukaan.

Warga dan rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian awal secara manual, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan pihak kepolisian.

Upaya Tim SAR Gabungan

Sejak laporan diterima, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI–Polri, BPBD, aparat desa, serta warga setempat langsung diterjunkan ke lokasi.

Pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar air terjun, kolam alami, serta aliran sungai ke arah hilir. Namun, kondisi geografis sungai Tiwu Pai yang berbatu, berarus kuat, berliku, dan dipenuhi semak belukar, ditambah cuaca yang tidak menentu, menjadi kendala utama.

Selama beberapa hari pencarian, tim SAR memperluas radius penyisiran hingga ratusan meter dari titik tenggelam, namun jasad korban tidak berhasil ditemukan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia
Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah
Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin
Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H
Luka di Wajah Bocah Akibat Gigitan Anjing, Ancaman Rabies Masih Mengintai di Manggarai Timur
Eks Karyawan Warung Kuliner di Labuan Bajo Ancam Lapor ke Disnaker, Tegaskan Penjelasan Mantan Majikan Tidak Benar

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:13 WITA

BREAKING NEWS: Umat Katolik Mangggarai Raya Berduka, Pastor Thomas Krump SVD Dikabarkan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:32 WITA

Hujan Deras Picu Sungai Meluap di Golo Mori, Warga Kampung Soknar Minta Solusi Permanen dari Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:55 WITA

Aktivis Manggarai Barat Gelar Aksi Tunggal, Kritik Pedagang Liar yang Intimidasi Juru Parkir di Pasar Batu Cermin

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:53 WITA

Dewan Pers Imbau Wartawan Tidak Meminta THR ke Instansi Menjelang Idul Fitri 1447 H

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA