Beberapa Jam Baru Tiba dari Bali, Dua Pemuda Aniaya “Bapa Kecil” hingga Tewas di Rumah Gendang, Ini Alasan Para Pelaku

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa Jam Baru Tiba dari Bali, Dua Pemuda Aniaya Bapa Kecil hingga Tewas di Rumah Gendang, Ini Alasan Para Pelaku

Beberapa Jam Baru Tiba dari Bali, Dua Pemuda Aniaya Bapa Kecil hingga Tewas di Rumah Gendang, Ini Alasan Para Pelaku

INFOLABUANBAJO.ID — Perjalanan mendadak tiga bersaudara dari Bali ke Manggarai Barat berujung tragedi. Dua di antaranya kini harus berhadapan dengan hukum setelah menganiaya bapa kecil mereka sendiri hingga tewas di dalam Rumah Adat Gendang Palit, Desa Compang, Kecamatan Pacar, Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa itu terjadi pada Senin malam, 20 Januari 2026. Korban, MJ, 55 tahun, tewas dengan luka parah di kepala setelah dikeroyok menggunakan kayu dan parang oleh YI, 18 tahun, dan BM, 24 tahun. Keduanya merupakan keponakan korban yang baru beberapa jam tiba dari Bali.

Baca Juga:  Minta Diantar Melahirkan, Ibu Hamil di NTT Justru Dibacok Suami, Jalani Operasi Sesar dalam Kondisi Kritis

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Manggarai Barat AKP Lufthi Darmawan Aditya mengatakan, peristiwa bermula dari kabar yang diterima ketiga bersaudara tersebut saat bekerja di Bali. Mereka mendapat informasi bahwa ayah kandung mereka, YA, 62 tahun, mengalami intimidasi serius dari korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban diduga memaksa ayah mereka untuk berlutut dalam sebuah perselisihan keluarga. Informasi itu memicu kemarahan ketiga bersaudara,” kata Lufthi, Selasa, 27 Januari 2026.

Tanpa menunggu klarifikasi, ketiganya langsung memesan tiket pesawat dan terbang menuju Labuan Bajo. Setibanya di Bandara Internasional Komodo sekitar pukul 17.30 Wita, mereka melanjutkan perjalanan darat selama sekitar empat jam ke Desa Compang.

Baca Juga:  Perantau Asal Manggarai Tergoda Motor Tanpa Kunci di Bali, Kini Terancam 5 Tahun Penjara

Situasi di Rumah Adat Gendang Palit, yang semestinya menjadi ruang penyelesaian masalah secara adat, justru berubah menjadi arena kekerasan. Upaya mediasi yang dilakukan BM sekitar satu jam setelah kedatangan mereka tidak membuahkan hasil.

Menurut penyidik, korban lebih dulu menyerang dengan sebilah parang. PS, 21 tahun, adik kandung YI dan BM, mengalami luka robek serius di tangan kiri saat mencoba menangkis sabetan senjata tajam tersebut.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Suami Emosi Tak Diberi Uang Rokok, Istri di NTT Jadi Korban Disiram Air Panas, Begini Penjelasan Polisi
Pria Asal Manggarai Timur Ditangkap di Labuan Bajo karena Sebarkan Foto Bugil Mantan Pacar di Media Sosial
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Baru Sebulan Jadi Prajurit TNI, Pemuda NTT Ini Malah Dijebloskan ke Sel Polisi, Tega Perkosa Anak di Bawah Umur Saat Urus Ijazah
Takut Dimarahi dan Diusir Orang Tua, Wanita 19 Tahun Ini Nekat Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Tong Sampah
Ditolak Berhubungan Badan, Suami Gelap Mata Bunuh Istri, Jasad Disembunyikan di Bawah Karpet
Pinjam Mobil Penjual Kelapa, Dua Pemuda Diduga Bobol Vila di Labuan Bajo, Ditangkap Polisi Tengah Malam
Polda NTT Tegas! Oknum Polisi Manggarai Barat yang Diperiksa Terkait Lahan Nggoer Akan Diproses Jika Terbukti

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Suami Emosi Tak Diberi Uang Rokok, Istri di NTT Jadi Korban Disiram Air Panas, Begini Penjelasan Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:02 WITA

Pria Asal Manggarai Timur Ditangkap di Labuan Bajo karena Sebarkan Foto Bugil Mantan Pacar di Media Sosial

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:28 WITA

Baru Sebulan Jadi Prajurit TNI, Pemuda NTT Ini Malah Dijebloskan ke Sel Polisi, Tega Perkosa Anak di Bawah Umur Saat Urus Ijazah

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:15 WITA

Takut Dimarahi dan Diusir Orang Tua, Wanita 19 Tahun Ini Nekat Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Tong Sampah

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:12 WITA

Ditolak Berhubungan Badan, Suami Gelap Mata Bunuh Istri, Jasad Disembunyikan di Bawah Karpet

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA