INFOLABUANBAJO.ID — Wartawan yang juga admin halaman Facebook media lokal Info Labuan Bajo, mengaku mendapat teror berupa ancaman santet setelah memberitakan kasus sengketa tanah yang melibatkan Pater Marsel Agot dan seorang warga bernama Aloisius Oba di wilayah Batu Gosok, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Ancaman tersebut disampaikan melalui kolom komentar di halaman Facebook Info Labuan Bajo oleh sebuah akun bernama Wims Fabian. Dalam komentarnya, akun tersebut menuliskan kalimat bernada intimidatif yang secara eksplisit menyebut akan mencelakai pihak yang memberitakan kasus tersebut dari jarak jauh.
“Kira rasung cung tadang main ket laku hot muat berita sembarang ho tong. Nitu liha baen loda deko toe sadar le run,” tulis akun tersebut, yang oleh Redaksi Info Labuan Bajo diterjemahkan sebagai ancaman mencelakai wartawan karena dianggap memuat berita sembarangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Renal menilai komentar tersebut bukan sekadar ekspresi ketidaksenangan, melainkan sudah masuk kategori teror dan ancaman serius terhadap keselamatan jurnalis. “Ini bukan kritik, tapi ancaman. Kami melihat ini sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja jurnalistik,” kata Renal, Sabtu.

Ia menyatakan telah berkoordinasi dengan kuasa hukum untuk menempuh langkah hukum. Laporan resmi ke aparat penegak hukum tengah disiapkan, termasuk pengumpulan tangkapan layar dan jejak digital akun yang diduga melakukan ancaman.
Ancaman ini muncul setelah Info Labuan Bajo memberitakan sengketa tanah di kawasan Batu Gosok yang melibatkan Pater Marsel Agot dan Aloisius Oba, warga Labuan Bajo. Dalam pemberitaan tersebut, media mengulas soal dugaan Pater Marsel Agot memimpin sekelompok orang, diduga memimpin puluhan orang bersenjata parang memasuki lahan yang diklaim milik Alosius Oba di kawasan Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (27/1/2026).
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







