INFOLABUANBAJO.ID — Tim Resmob Komodo Satreskrim Polres Manggarai Barat kembali bergerak cepat setelah menerima laporan warga tentang aktivitas mencurigakan sebuah mobil pickup yang melintas pada waktu tidak biasa di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Laporan itu berujung pada penangkapan dua pemuda yang diduga terlibat dalam kasus pencurian di sebuah vila di kawasan Wae Moto, Desa Compang Liang Dara, Kecamatan Mbeliling.
Namun di balik penangkapan tersebut, penyidik menemukan satu detail yang menarik perhatian: kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang hasil curian ternyata bukan milik pelaku, melainkan mobil yang dipinjam dari seorang penjual kelapa muda di Kota Labuan Bajo.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa malam, 10 Maret 2026. Sekitar pukul 23.12 Wita, aparat kepolisian menyergap sebuah mobil pickup di kawasan Gang Pengadilan, Labuan Bajo. Di dalam kendaraan itu terdapat dua pemuda berinisial AV (25) dan HR (19). Keduanya diduga terlibat dalam aksi pencurian di sebuah vila di Wae Moto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, mengatakan penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai mobil pickup tersebut. Informasi itu kemudian diteruskan oleh Unit Reskrim Polsek Komodo kepada Tim Resmob Komodo.
“Setelah menerima informasi dari Kanit Reskrim Polsek Komodo, tim langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan para terduga pelaku sekaligus mencegah kemungkinan aksi main hakim sendiri oleh warga,” kata Lufthi, Kamis, 12 Maret 2026.
Saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga hasil pencurian. Di dalam bak pickup terdapat satu unit tandon air berkapasitas 1.200 liter berwarna biru serta satu tabung oksigen medis. Kedua barang tersebut diduga diambil dari sebuah vila di kawasan Wae Moto.
Namun penyelidikan awal menunjukkan bahwa kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang-barang itu bukan milik kedua pemuda tersebut.
“Mobil pickup itu mereka pinjam dari seorang teman yang berjualan kelapa muda di Kota Labuan Bajo,” ujar Lufthi.
Temuan ini menambah lapisan baru dalam penyelidikan. Polisi kini menelusuri bagaimana kendaraan tersebut bisa digunakan dalam aksi pencurian tersebut—apakah pemiliknya mengetahui rencana para pelaku atau hanya meminjamkan kendaraan tanpa mengetahui tujuan sebenarnya.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







