INFOLABUANBAJO.ID — Seorang anak kecil di Kabupaten Manggarai Timur harus menanggung luka serius di wajah setelah digigit seekor anjing. Luka tampak menganga di bagian kelopak mata dan pipi, menyisakan pemandangan yang menyayat hati. Foto kondisi korban beredar melalui media sosial milik UPTD Puskesmas Dampek sebagai peringatan keras bagi masyarakat tentang bahaya gigitan anjing dan ancaman rabies.
Dalam foto tersebut, bocah itu terlihat terbaring dengan luka berdarah di sekitar mata kiri. Sebagian wajahnya ditutup stiker demi menjaga privasi korban. Luka itu tidak hanya meninggalkan rasa sakit fisik, tetapi juga potensi trauma jangka panjang.
Petugas kesehatan menyebut, setiap kasus gigitan anjing harus diperlakukan sebagai kondisi darurat kesehatan. Bukan sekadar luka biasa, gigitan anjing berisiko menularkan Rabies—penyakit infeksi virus yang hampir selalu berujung kematian jika tidak segera ditangani dengan vaksinasi pasca pajanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus seperti ini kembali mengingatkan bahwa rabies masih menjadi ancaman nyata di wilayah Nusa Tenggara Timur. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan karena sering bermain di luar rumah dan belum memahami bahaya mendekati hewan yang tidak dikenal.
Petugas medis menegaskan bahwa langkah pertama setelah digigit anjing adalah segera mencuci luka dengan air mengalir dan sabun selama beberapa menit. Setelah itu, korban harus secepatnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis dan vaksin anti rabies.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







