INFOLABUANBAJO.ID — Peristiwa memilukan terjadi di sebuah kawasan perumahan di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Seorang perempuan muda berinisial N, 19 tahun, harus berhadapan dengan proses hukum setelah diduga meninggalkan bayi perempuan yang baru dilahirkannya di dalam tong sampah. Polisi mengungkap, tindakan itu dipicu rasa takut pelaku terhadap orang tuanya.
Kasus ini bermula dari penemuan bayi perempuan di tempat sampah di Perumahan Tytyan Kencana, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Bayi tersebut ditemukan warga dalam kondisi terbungkus plastik hitam.
Kapolsek Bekasi Utara Ajun Komisaris Polisi Tono Listianto mengatakan, penyelidikan polisi mengarah pada seorang perempuan muda yang kemudian ditangkap dua hari setelah kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Motifnya karena pelaku takut kepada orang tuanya mengetahui ia melahirkan. Ia khawatir dimarahi bahkan diusir dari rumah,” kata Tono kepada wartawan, Senin, 9 Maret 2026.
Menurut Tono, ketakutan tersebut bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pelaku pernah diusir oleh orang tuanya karena sering pulang malam dan tidak pulang ke rumah. Pengalaman itu membuatnya panik ketika mengetahui dirinya hamil dan akhirnya melahirkan.
Polisi mengungkap, N melahirkan bayinya seorang diri di kamar mandi rumahnya tanpa bantuan tenaga medis. Setelah persalinan, bayi tersebut dibungkus dengan plastik sebelum dibuang ke tempat sampah.
“Harapannya bayi tersebut ditemukan oleh orang lain,” ujar Tono.
Meski demikian, tindakan tersebut nyaris berakhir tragis. Bayi itu ditemukan dalam kondisi kedinginan dan tubuhnya mulai membiru.
Salah seorang warga setempat, Yati Karningsih, mengatakan penemuan bayi bermula ketika ia hendak memberi makan kucing di depan rumahnya.
“Di dalam tempat sampah ada plastik hitam, lalu terlihat jari. Saya kaget, kemudian panggil sekuriti,” kata Yati.
Ketika plastik dibuka, warga mendengar tangisan bayi dari dalamnya. Bayi itu masih memiliki tali plasenta yang menempel di tubuhnya.
“Masih ada ari-arinya. Kaki dan tangannya sudah biru karena kedinginan,” ujarnya.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







