Wartawan di NTT Diserang Brutal di Rumah, Dicekik hingga Nyaris Dipukul Kayu, Ini Kronologinya

- Redaksi

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wartawan di NTT Diserang Brutal di Rumah, Dicekik hingga Nyaris Dipukul Kayu, Ini Kronologinya (Gambar Ilustrasi)

Wartawan di NTT Diserang Brutal di Rumah, Dicekik hingga Nyaris Dipukul Kayu, Ini Kronologinya (Gambar Ilustrasi)

INFOLABUANBAJO.ID — Kasus kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Nusa Tenggara Timur. Seorang wartawan Jurnalsepernas.id di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Marselus Nuban, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang pelaku di kediamannya sendiri, Sabtu malam, 14 Maret 2026.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita di rumah korban di RT 007/RW 003, Dusun 2, Desa Babuin, Kecamatan Kolbano. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, tiga pelaku yakni Yarten Banamtuan, Fendi Meta, dan Oskar Nomleni datang ke rumah korban dan langsung melakukan penyerangan tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga:  Soal Penetapan Tersangka, Polda NTT Dalami Dugaan Kelalaian dalam Kecelakaan Kapal Wisata di Selat Padar

Insiden bermula ketika para pelaku mendatangi rumah Marselus. Yarten Banamtuan diduga melontarkan kata-kata kasar disertai ancaman, sebelum menendang pintu rumah korban hingga terbuka. Tendangan tersebut mengenai mata kanan Yosni Ome, istri korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah masuk ke dalam rumah, aksi kekerasan berlanjut. Yarten memukul korban, sementara Fendi Meta mencekik leher Marselus. Oskar Nomleni disebut memegang kayu dan bersiap memukul korban. Usai melakukan pengeroyokan, ketiga pelaku meninggalkan lokasi.

Baca Juga:  Suami Emosi Tak Diberi Uang Rokok, Istri di NTT Jadi Korban Disiram Air Panas, Begini Penjelasan Polisi

Marselus kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kolbano pada Ahad, 15 Maret 2026, sekitar pukul 16.30 Wita.

Pimpinan Redaksi Jurnalsepernas.id, La Ode Hazirun, mendesak aparat kepolisian segera menangkap para pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku. Ia menilai peristiwa ini sebagai ancaman serius terhadap kebebasan pers.

“Tidak boleh ada pembiaran terhadap kekerasan terhadap jurnalis,” ujarnya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok
Sosok Pengacara Yance Mesah Disorot: Pernah Dipidana, Kini Muncul dalam Kasus Tanah di Manggarai Barat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Kamis, 2 April 2026 - 16:13 WITA

Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku

Berita Terbaru