INFOLABUANBAJO.ID — Peristiwa tragis terjadi di SD Inpres Oepula, Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Jumat, 20 Maret 2026. Sebuah bangunan sekolah yang sudah lama tidak difungsikan ambruk dan menimpa tiga anak yang tengah berteduh di lokasi tersebut. Satu siswa dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Selatan, Dianar Ari Aty, mengatakan bangunan yang roboh merupakan gedung lama yang dibangun sejak 1991. Bangunan tersebut sudah tidak lagi digunakan sejak 2023 karena kondisinya yang tidak layak.
“Bangunan yang roboh itu merupakan bangunan lama yang sudah tidak dipakai,” kata Dianar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Dianar, insiden bermula ketika tiga anak, yakni Noldi Kause (9), Juliana Nenohai (13), dan Jekson Nenoliu (9), sedang bermain bola di sekitar lingkungan sekolah. Saat hujan turun, mereka berteduh di dalam bangunan kosong tersebut. Sekolah saat itu dalam kondisi libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







