Viral! Ayah di NTT Tega Cabuli Putri Kandungnya Sendiri yang Masih Duduk di Kelas 2 SD

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral! Ayah di NTT Tega Cabuli Putri Kandungnya Sendiri yang Masih Duduk di Kelas 2 SD (Gambar Ilustrasi)

Viral! Ayah di NTT Tega Cabuli Putri Kandungnya Sendiri yang Masih Duduk di Kelas 2 SD (Gambar Ilustrasi)

INFOLABUANBAJO.ID — Sebuah tragedi kemanusiaan kembali mengguncang Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Seorang anak perempuan berusia delapan tahun, siswa kelas dua sekolah dasar, yang seharusnya mendapat kasih sayang dan perlindungan, justru menjadi korban kekejian ayah kandungnya sendiri. Peristiwa bejat ini tak hanya merenggut masa kecilnya, tetapi juga membuka luka mendalam di tengah masyarakat yang masih berusaha memahami bagaimana seorang figur pelindung bisa menjelma menjadi predator.

Pelaku, berinisial NL (39), warga Desa Totok, Kecamatan Loura, kini harus berhadapan dengan jeratan hukum setelah perbuatannya terbongkar. Tak ada yang menyangka, di balik kesehariannya sebagai kepala keluarga, NL menyimpan rahasia kelam yang akhirnya diungkap oleh istrinya sendiri, SI, yang tak lain adalah ibu kandung korban.

Laporan polisi yang masuk pada 19 Maret 2026 lalu menjadi titik awal pengungkapan kasus ini. Dalam laporannya, SI mengungkapkan kecurigaannya yang sudah lama memendam. Ia mulai gelisah melihat perilaku suaminya yang kerap tidur bersama putri mereka yang masih belia. Sebuah kebiasaan yang awalnya mungkin dianggap biasa, namun menyimpan bahaya laten.

Puncaknya pada 19 Maret 2026, sekitar pukul 09.00 WITA, ketika NL sedang keluar rumah untuk menagih hutang, SI memberanikan diri menginterogasi putrinya. Di situlah, dengan hati hancur, sang ibu mendengar pengakuan yang membuyarkan seluruh asa. Bukan satu kali, tetapi dua kali anaknya menjadi korban pencabulan oleh ayahnya sendiri.

Menurut keterangan Kapolres Sumba Barat, AKBP Harianto Rantesalu, yang disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam, aksi bejat itu pertama kali terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WITA. Kemudian terulang lagi pada 8 Februari 2026. Dua malam yang seharusnya menjadi waktu istirahat yang tenang bagi seorang anak, malah menjadi momen paling traumatis dalam hidupnya.

Baca Juga:  Pria 29 Tahun di Lembor Terancam 15 Tahun Penjara Usai Cabuli Anak 5 Tahun

Polisi yang bergerak cepat setelah menerima laporan langsung melakukan serangkaian tindakan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan di rumah korban. Para saksi, termasuk korban dan tiga orang lainnya, diperiksa dengan pendekatan khusus. Penyidik sadar betul bahwa korban adalah anak-anak yang rentan, sehingga pendampingan dari orang tua, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Sumba Barat Daya, serta pekerja sosial disiapkan saat pemeriksaan berlangsung.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan
Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap
Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng
Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur
Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku
Terungkap, Bukan Cuma 1 Kali, Siswi SMP di NTT Ini Diperkosa 4 Kali Sehari oleh 4 Pria Tak Dikenal: Disekap Tanpa Makan, Pelaku Masih Bebas
Modus Tawari Ojek, Aksi Bejat Pria Asal NTT di Bali, Turis China Diperkosa dan Dirampok
Sosok Pengacara Yance Mesah Disorot: Pernah Dipidana, Kini Muncul dalam Kasus Tanah di Manggarai Barat

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:12 WITA

Sopir Pariwisata vs Driver Grab di Labuan Bajo Ricuh di Jalan, Diduga Rebutan Penumpang hingga Berujung Kekerasan

Selasa, 7 April 2026 - 12:38 WITA

Fakta Baru Kasus Penjualan Komodo: Dibeli Rp5 Juta, Rencana Diselundupkan ke Thailand, 2 Orang Ditangkap

Senin, 6 April 2026 - 21:10 WITA

Video Mesum 3 Menit Viral, Diduga Libatkan Oknum TNI dan Mahasiswi di Ruteng

Minggu, 5 April 2026 - 00:44 WITA

Viral di NTT: Suami Sakit Stroke, Ibu Lurah Diduga Selingkuh dengan Lurah Lain, Digerebek Keluarga hingga Babak Belur

Kamis, 2 April 2026 - 16:13 WITA

Mucikari di NTT Tega Jual Gadis SMP ke 7 Pria, Korban Bisa Capai 8 Orang, Polisi Sudah Amankan Pelaku

Berita Terbaru