Pembatasan 1.000 Pengunjung per Hari di Taman Nasional Komodo Mulai Berdampak: Turis Ungkap Kebingungan

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para wisatawan saat berpose dengan seekor Komodo di Taman Nasional Komodo (Sumber Gambar: Istimewa)

Para wisatawan saat berpose dengan seekor Komodo di Taman Nasional Komodo (Sumber Gambar: Istimewa)

INFOLABUANBAJO.ID – Rencana pembatasan jumlah kunjungan wisatawan hingga 1.000 orang per hari ke Taman Nasional Komodo mulai menimbulkan kebingungan, bahkan hingga ke wisatawan mancanegara.

Salah satu pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Rafael Tado Wela, mengungkapkan dampak tersebut melalui unggahan di media sosial Facebook. Ia menyebut adanya “kekacauan informasi” terkait kebijakan yang hingga kini belum memiliki kejelasan resmi.

Rafael Tado Wela mengijinkan Info Labuan Bajo untuk mengutip informasi ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam unggahannya, Rafael membagikan pesan dari seorang calon wisatawan asal Italia bernama Samuele yang menanyakan kepastian aturan pembatasan kunjungan ke Taman Nasional Komodo.

Baca Juga:  Jeritan Pemandu Wisata di Labuan Bajo: Tamu Banyak Komplain, Kapal Tidak Bisa Jalan Akibat BBM Langka

Dalam pesan berbahasa Italia tersebut, wisatawan itu mengaku tertarik mengikuti paket open trip satu hari ke Komodo, namun ragu setelah membaca informasi bahwa mulai 1 April akan diberlakukan sistem reservasi dengan kuota maksimal 1.000 pengunjung per hari.

“Apakah setelah saya membeli paket tur, pihak operator akan membantu mengurus reservasi masuk ke taman nasional?” demikian salah satu pertanyaan yang disampaikan wisatawan tersebut.

Menanggapi hal itu, Rafael menegaskan bahwa informasi pembatasan tersebut sejauh ini masih sebatas wacana dan belum menjadi kebijakan resmi dari pemerintah.

Baca Juga:  Drama Musikal Gagal Pentas: Meruorah Hotel Dinilai Arogan Hadapi Komunitas Seni di Labuan Bajo

Ia juga memastikan bahwa wisatawan tetap dapat berkunjung seperti biasa tanpa perlu khawatir terkait kuota harian.

“Untuk saat ini, pembatasan 1.000 pengunjung per hari masih sebatas isu dan belum menjadi keputusan resmi, jadi wisatawan tetap bisa datang,” jelas Rafael dalam balasannya.

Terkait tiket masuk ke kawasan konservasi tersebut, Rafael menjelaskan bahwa biaya tiket tidak termasuk dalam paket tur yang ditawarkan. Wisatawan nantinya dapat membeli tiket secara langsung di loket resmi dan akan didampingi oleh pemandu wisata.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah
Ribuan Massa Siap Demo! Pelaku Wisata Labuan Bajo Tolak Pembatasan 1.000 Pengunjung ke TN Komodo
Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik
Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab
Indonesia Pinjamkan 2 Komodo ke Jepang, Ditukar Jerapah dan Panda Merah, Ini Tujuan Sebenarnya
Bangga! Meruorah Komodo Labuan Bajo Raih Sertifikat Chinese Friendly Hotel 2026 dari Trip.com Group
Meruorah Komodo Labuan Bajo Jadi Penguji UKK SMK, Siswa Kuliner Diuji Standar Hotel Bintang Lima
Pulau Kelor Labuan Bajo: Pesona Alam Tropis yang Menenangkan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 10:50 WITA

Taman Nasional Komodo Jadi Destinasi Terindah ke-2 Dunia, Ini Cara Menikmatinya ala Luxury Getaway di Meruorah

Rabu, 8 April 2026 - 09:50 WITA

Pariwisata Labuan Bajo Bergejolak, Kuota Kunjungan TN Komodo Picu Polemik

Sabtu, 4 April 2026 - 13:31 WITA

Viral Wisatawan Dilarang Naik ke Pulau Padar, Kuota Penuh 1.000 Orang per Hari Jadi Penyebab

Rabu, 1 April 2026 - 21:01 WITA

Indonesia Pinjamkan 2 Komodo ke Jepang, Ditukar Jerapah dan Panda Merah, Ini Tujuan Sebenarnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:07 WITA

Pembatasan 1.000 Pengunjung per Hari di Taman Nasional Komodo Mulai Berdampak: Turis Ungkap Kebingungan

Berita Terbaru