INFOLABUANBAJO.ID — Pemerintah Indonesia meminjamkan sepasang Komodo ke Jepang dalam skema breeding loan atau peminjaman untuk pembiakan. Kebijakan ini bukan sekadar pertukaran satwa, melainkan bagian dari strategi diplomasi lingkungan yang lebih luas antara Indonesia dan Jepang.
Kesepakatan tersebut diteken melalui nota kesepahaman antara Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Gubernur Prefektur Shizuoka Yasutomo Suzuki pada akhir Maret 2026. Dalam perjanjian itu, Indonesia akan mengirim komodo jantan dan betina ke sebuah kebun binatang di Shizuoka untuk dikembangbiakkan.
Sebagai imbal balik, Jepang akan mengirim sejumlah satwa eksotis yang populer di kalangan publik, seperti jerapah dan panda merah, ke Indonesia. Skema ini dijalankan melalui kerja sama bisnis antar-lembaga, yakni antara Kebun Binatang Surabaya dan iZoo di Shizuoka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Kementerian Kehutanan, program ini bertujuan memperkuat upaya konservasi spesies yang terancam punah. Komodo, yang hanya ditemukan secara alami di wilayah Nusa Tenggara Timur, saat ini berstatus terancam menurut daftar merah IUCN. Populasinya diperkirakan lebih dari 3.000 ekor di alam liar.
“Ini bukan sekadar memindahkan satwa, tetapi bagian dari diplomasi hijau Indonesia,” ujar Raja Juli dalam pernyataan resminya. Ia menegaskan, kerja sama ini mencerminkan komitmen jangka panjang Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati dunia.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







