Semasa hidup, Romo Ansel Liwu dikenal luas sebagai pribadi yang tenang, penuh cinta kasih, dan selalu menyampaikan pesan damai dalam setiap homilinya. Saat menjadi pembina para calon imam di Seminari Ritapiret, Kabupaten Sikka, ia menjadi teladan bagi banyak siswa seminari karena kerendahan hati dan kepeduliannya yang tulus.
Salah satu sisi unik dari Romo Ansel adalah kecintaannya terhadap hewan. Ia memelihara seekor anjing bernama Bianca, yang berarti “putih” dalam bahasa Italia—sebuah nama yang mencerminkan ketulusan dan ketenangan jiwanya.
Kepergian yang Menyentuh di Hari Kebangkitan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wafatnya Romo Ansel di Hari Raya Paskah menjadi momen yang penuh makna bagi umat Katolik. Di tengah perayaan kebangkitan Kristus, umat diingatkan akan nilai pengorbanan, pelayanan, dan kasih yang telah ditunjukkan oleh Romo Ansel sepanjang hidupnya.
Selamat jalan, Romo Ansel Liwu. Terima kasih atas segala pelayanannya. Doa seluruh umat menyertai kepergianmu. Semoga engkau beristirahat dalam damai di sisi Tuhan yang telah engkau layani dengan setia. ***
Sumber Berita: Detik.com
Halaman : 1 2







