INFOLABUANBAJO.ID — Peristiwa kekerasan terhadap seorang pengemudi ojek online kembali terjadi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. DD, 41 tahun, menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal saat menjalankan tugasnya menjemput penumpang pada Senin siang, 13 April 2026.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 13.35 Wita di Jalan Yohanes Sehadun, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo. Saat itu, DD tengah berhenti di depan sebuah gerai ritel untuk menjemput penumpang yang dipesan melalui aplikasi Grab. Situasi yang semula berjalan normal berubah tegang hanya dalam hitungan detik.
Menurut keterangan korban dalam laporan polisi, peristiwa bermula ketika penumpang telah naik ke atas sepeda motor. Tanpa diduga, sekelompok orang datang menghampiri. Mereka langsung mengintimidasi korban, bahkan mencabut kunci motor secara paksa sambil membentak agar ia turun dari kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketegangan meningkat ketika salah satu pelaku tiba-tiba mencekik korban dari arah belakang. DD mengaku sempat berusaha melepaskan diri dari cekikan tersebut. Namun upaya itu justru memicu kekerasan lanjutan.
Tak lama kemudian, seorang pelaku lain melayangkan tendangan keras ke bagian perut korban. Hantaman itu membuat DD kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke badan jalan. Dalam kondisi tergeletak, korban masih menjadi sasaran serangan.
Saat mencoba bangkit, DD kembali dipukul di bagian kepala. Beruntung, helm yang masih dikenakan saat itu membantu meredam benturan, sehingga cedera yang lebih serius dapat dihindari.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







