Kronlogi Kasus Kuburan Dibongkar, Tulang Mayat Dibuang: Warga NTT Geger Kasus Pencurian Pusaka di Makam

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 12:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronlogi Kasus Kuburan Dibongkar, Tulang Mayat Dibuang: Warga NTT Geger Kasus Pencurian Pusaka di Makam

Kronlogi Kasus Kuburan Dibongkar, Tulang Mayat Dibuang: Warga NTT Geger Kasus Pencurian Pusaka di Makam

INFOLABUANBAJO.ID — Warga Dusun Webaha, Kampung Lama, Desa Faturika, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, digemparkan oleh peristiwa pembongkaran kuburan yang disertai pencurian sejumlah barang pusaka pada Jumat (31/10/2025) dini hari.

Peristiwa tragis itu terjadi di kompleks pemakaman keluarga setempat. Makam milik almarhum Bei Mau ditemukan dalam kondisi terbongkar, sementara tulang dan tengkorak jenazah berserakan di luar liang lahat.

Awal Ditemukan Saat Pembersihan Makam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini pertama kali diketahui warga pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Beberapa warga datang ke kompleks pemakaman untuk membersihkan area makam menjelang peringatan Hari Arwah Semua Orang Kudus pada 2 November mendatang.

Baca Juga:  Rem Blong di Jalur Trans Flores, Pelajar 19 Tahun Tewas Terjepit Truk di Manggarai Barat

Namun, sesampainya di lokasi, mereka dibuat terkejut. Kuburan Bei Mau tampak rusak dan tanah di sekitar makam berserakan. Setelah diperiksa lebih dekat, warga mendapati peti jenazah telah terbuka, pusaka hilang, dan tulang-belulang berserakan di luar.

“Kami kaget sekali. Kuburannya sudah digali, pusaka yang disimpan di dalam peti ikut hilang. Tulang-tulangnya pun dibuang keluar,” ujar salah satu warga yang menyaksikan langsung kondisi makam tersebut.

Diduga Motif Pencurian Pusaka
Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum Bei Mau semasa hidup dikenal memiliki sejumlah barang pusaka yang sangat dihormati. Barang-barang tersebut ikut dimakamkan bersamanya sebagai bagian dari tradisi penghormatan leluhur.

Baca Juga:  Diduga Kesal Ditilang Polisi, Warga Labuan Bajo Bakar Motor di Jalan

Magdalena Omy, cucu almarhum, mengatakan pusaka yang disimpan di dalam peti terdiri dari logam tua, perhiasan, dan benda adat yang diperkirakan bernilai sekitar Rp50 juta.
“Kami tidak memperhitungkan nilai uangnya, tapi kami sangat kecewa. Kenapa bongkar kuburan orang mati? Kalau mau mencuri, kenapa tidak rampok rumah orang yang masih hidup?” ujar Omy dengan nada kesal.

Keluarga Kutuk Pelaku

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WITA

Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WITA

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA