INFOLABUANBAJO.ID – Kepala SPPG Gas Alam Badak 1, Abdi, memberikan klarifikasi terkait video viral pembagian kelapa muda utuh kepada siswa SD Negeri 001 Muara Badak, di Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Ia menegaskan, kelapa muda bukan satu-satunya makanan yang diberikan dalam program makan bergizi gratis hari itu.
Menurut Abdi, video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sebagian distribusi makanan, sehingga menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
“Video tersebut disalahartikan dan seakan-akan siswa hanya menerima kelapa muda,” kata Abdi dalam keterangan resminya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, dapur umum sebenarnya menyediakan dua jenis menu sekaligus, yakni menu kering dan menu basah. Menu kering terdiri dari kelapa muda utuh, roti ambon, telur, dan susu. Sementara menu basah mencakup nasi putih, telur kecap, tahu goreng tepung, tumis wortel dan jagung, serta buah semangka.
Abdi menegaskan, kelapa muda hanya merupakan bagian dari variasi menu, bukan pengganti makanan utama.
“Kami menyediakan menu lengkap, baik kering maupun basah. Video yang beredar tidak menunjukkan keseluruhan paket makanan yang diterima siswa,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui penyajian kelapa muda utuh memang bukan menu yang lazim dalam program Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas polemik yang muncul.
“Atas insiden video viral tersebut, saya bersama seluruh staf menyampaikan permohonan maaf. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami agar lebih cermat dalam perencanaan menu,” katanya.
Abdi memastikan pihaknya berkomitmen melakukan perbaikan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik, mengatakan operasional dapur SPPG tersebut telah ditangguhkan sementara selama satu minggu karena tidak mengikuti petunjuk teknis yang berlaku.
“Dapurnya sudah di-suspend selama satu minggu,” kata Nanik, Minggu (15/2/2026).
Selama masa penangguhan, distribusi makanan bergizi gratis kepada siswa tetap berjalan dan dialihkan ke dapur SPPG lain. Pihak Badan Gizi Nasional menegaskan, evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh satuan pelayanan mematuhi standar menu dan prosedur yang telah ditetapkan.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi







