Situasi Makin Mencekam, Paus Leo XIV Serukan Penghentian Perang Sebelum Terlambat

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 07:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Makin Mencekam, Paus Leo XIV Serukan Penghentian Perang Sebelum Terlambat

Situasi Makin Mencekam, Paus Leo XIV Serukan Penghentian Perang Sebelum Terlambat

INFOLABUANBAJO.ID — Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Leo XIV, memperingatkan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi memicu tragedi kemanusiaan besar jika tidak segera dihentikan. Seruan itu disampaikan di hadapan ribuan umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dalam doa Angelus Minggu, 1 Maret 2026.

Dalam pesannya, Paus menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat memiliki tanggung jawab moral untuk menghentikan kekerasan yang terus meningkat. Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai “spiral kekerasan” yang dapat membawa kawasan itu ke jurang kehancuran yang sulit dipulihkan.

Baca Juga:  Turis Cina Tewas Tenggelam di Long Beach TN Komodo

“Menghadapi kemungkinan tragedi yang sangat besar, saya mengimbau pihak-pihak terkait untuk memikul tanggung jawab moral dan menghentikan spiral kekerasan sebelum menjadi jurang yang tak dapat diperbaiki,” kata Paus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seruan ini muncul setelah konflik meningkat tajam menyusul serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada akhir Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang selama puluhan tahun menjadi figur sentral dalam politik dan keamanan negara tersebut.

Baca Juga:  Abu Lewotobi Surut, Bandara Komodo Kembali Beroperasi

Kematian Khamenei memicu respons keras dari pemerintah Iran. Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pembalasan merupakan hak sekaligus kewajiban negaranya. Ia menegaskan Iran siap menggunakan seluruh kekuatan untuk merespons serangan tersebut.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar tidak melakukan eskalasi lebih lanjut. Trump mengancam bahwa setiap serangan balasan akan direspons dengan kekuatan militer yang belum pernah digunakan sebelumnya.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WITA

Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP

Sabtu, 11 April 2026 - 22:04 WITA

Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA