VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

“Ibu guru pirang menginkan banyak orang yang bunuh diri. Bayangkan dia punya keangkuhan ini bisa mengalahkan iblis, dia ini bisa di bilang ular beludak👹. Dia tidak pernah berpikir nasabah yang memperkaya dia sampe sekarang, tapi mirisnya dia menginkan nasabahnya banyak bunuh diri😥😥 apakah itu bukan iblis?

Dia lupa kalau pencapaiannya sekarang berkat bunga dari nasabah yg meminjam uangnya. mari kita renungkan bersama kawan-kawan stop kasi pinjaman uang ke orang lain kalau belum siap dikecewakan sama nasabah.

Buka usaha simpan pinjam tentunya punya resiko ketika peminjam mandek untuk membayar. Pasti ada cara lain untuk diskusi tanpa mengancam dan mencaci maki apa lagi mengharapkan nasabah untuk bunuh diri,” tulisnya.

Reaksi warganet pun terus bermunculan. Akun Robbi R menilai:

“Wah, parah sekali ini ibu.”

Akun Grotfrey Mahatma bahkan menyinggung dugaan pelanggaran aturan:

“sy heran PEMDA Manggarai membiarkan Guru seperti ini membabi buta mengucapakan kalimat bernada kasar maki makian,intimidasi dan perundungan di FB bgini.JELAS INI MELANGGAR UU ASN.”

Sementara akun Diana Wyningsih Prantara menulis:

“Pasti mereka yg bunu tu orang e mereka SDH skenarionya tu.”

Pihak media Info Labuan Bajo telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Emiliana Helni melalui pesan WhatsApp. Proses wawancara sempat berlangsung, namun jawaban yang diberikan kemudian dihapus kembali.

Baca Juga:  Sejumlah Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Rote Ndao, Warga dan Petugas Lakukan Penguburan

Di sisi lain, seorang warga turut memberikan tanggapan terkait sosok Emiliana Helni.

“Anak dari Emiliana Helni ini diduga seorang polisi, tapi diduga tidak bisa menasihati ibu Emi yang justru sering membagikan postingan yang diduga mencaci maki orang di Facebook. Ini sungguh miris menurut saya,” ujarnya.

Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak pihak berharap agar semua pihak dapat menahan diri dan lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam situasi sensitif seperti suasana duka.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga
Cegah Judol Merambah Polisi, Polres Manggarai Barat Cek HP Anggota, Begini Hasilnya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:15 WITA

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WITA

Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres

Berita Terbaru

Pada Senin (14/4/2026), Weng bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia (TMI), Don Muzakir, di Gedung Pusat TMI.

Pemerintah

Aksi Nyata Wabup Manggarai Barat Jemput Program Pertanian ke Pusat

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:02 WITA