Banjir Maut di Musim Kemarau! Air Setinggi Pinggang Terjang Kota Mataram, 30 Ribu Jiwa Jadi Korban!

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 07:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Maut di Musim Kemarau! Air Setinggi Pinggang Terjang Kota Mataram, 30 Ribu Jiwa Jadi Korban!

Banjir Maut di Musim Kemarau! Air Setinggi Pinggang Terjang Kota Mataram, 30 Ribu Jiwa Jadi Korban!

Jalanan porak-poranda, jembatan roboh, dan puluhan mobil terseret derasnya banjir. Tak hanya rumah-rumah yang tergenang, tetapi juga sekolah, pasar, hingga tempat ibadah tak luput dari amukan air.

Yang membuat warga makin panik: peristiwa ini terjadi bukan karena badai besar atau siklon tropis, melainkan akibat kombinasi curah hujan tak lazim dan gelombang laut yang menahan aliran sungai. “Ini benar-benar di luar nalar. Musim kemarau kok bisa banjir,” kata Sahrullah, masih dengan napas tersengal.

Baca Juga:  Wartawan Info Labuan Bajo Diteror OTK Usai Bagikan Informasi Dugaan Perselingkuhan Kepala Bank NTT dengan Staf Cantik

Peristiwa ini juga bukan kali pertama. Pada tahun 2022, Sungai Ancar sempat meluap, tapi air hanya sebatas kamar mandi. Kali ini, seluruh rumah terendam. Dinding rumah warga menyimpan jejak ketinggian air, seolah menjadi pengingat bisu bahwa ancaman iklim kini semakin tak bisa diprediksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga berita ini diturunkan, ribuan warga masih membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur. Sementara itu, aparat gabungan dari BPBD, TNI, dan relawan bahu-membahu menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan posko pengungsian.

Baca Juga:  Vatikan Resmi Menunjuk Uskup Baru Keuskupan Agung Ende, Ini Sosoknya!!

“Musim kemarau kini tak lagi jadi jaminan keselamatan. Alam seperti tak lagi mengenal jadwal,” ujar Kepala BPBD NTB dengan nada prihatin.

Warga kini hanya bisa berharap langit kembali bersahabat, sementara mereka perlahan membangun kembali harapan dari sisa lumpur yang menutupi lantai kehidupan mereka. ***

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:15 WITA

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WITA

Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WITA

Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres

Berita Terbaru