INFOLABUANBAJO.ID – Seorang wartawan media online Info Labuan Bajo, Remi Nahal, mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat menjalankan tugas jurnalistik. Ia diduga mendapat respons bernada penghinaan dari seorang guru sekolah dasar di Ruteng, Emiliana Helni, saat melakukan upaya konfirmasi terkait sebuah komentar yang viral di media sosial.
Peristiwa ini bermula ketika Remi Nahal menghubungi Emiliana Helni melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat 17 April 2026 malam, untuk meminta klarifikasi atas komentar yang beredar luas di sejumlah grup Facebook. Komentar tersebut sebelumnya diunggah ulang oleh akun “Manggarai Viral” dan memicu perbincangan publik.
Dalam pesan pembuka, Remi memperkenalkan diri secara sopan sebagai wartawan dan menjelaskan maksud konfirmasi. Ia berharap mendapat penjelasan guna meluruskan informasi yang beredar di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, respons yang diterima tidak sesuai harapan. Alih-alih memberikan klarifikasi, Emiliana justru memberikan jawaban yang dinilai tidak relevan dengan pertanyaan, bahkan cenderung merendahkan profesi wartawan.
Dalam percakapan tersebut, Emiliana sempat menyebut bahwa ia enggan menanggapi akun yang dianggap palsu. Ia juga melontarkan sejumlah kalimat bernada sinis dan meragukan kapasitas wartawan, serta menyinggung hal-hal di luar konteks pertanyaan.
Remi berupaya tetap menjaga komunikasi secara profesional dengan kembali menegaskan bahwa tujuannya hanya untuk meminta klarifikasi terkait komentar yang viral. Ia juga mencoba mengarahkan percakapan agar tetap fokus pada substansi pemberitaan.
Namun, percakapan justru semakin melebar. Emiliana kembali melontarkan pernyataan yang dinilai merendahkan, bahkan mempertanyakan kapasitas dan kepentingan wartawan dalam melakukan konfirmasi.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







