Mendapat laporan, petugas Polsek Bengalon segera menuju lokasi kejadian dan melakukan langkah-langkah penanganan, antara lain:
-Pemeriksaan lokasi dan pengumpulan keterangan dari saksi.
-Koordinasi dengan warga sekitar untuk melakukan pencarian awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses pencarian tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi sejumlah kendala seperti tingginya debit air, arus sungai yang deras, minimnya peralatan penyelamatan, dan kondisi gelap pada malam hari. Perahu yang digunakan korban juga terhanyut terbawa arus dan belum berhasil ditemukan.
Setelah tiga hari pencarian, pada Rabu (8/10) sekitar pukul 13.30 WITA, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Helmiana Neri dalam kondisi meninggal dunia sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal perahu terbalik.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto membenarkan temuan tersebut. āJenazah segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,ā ujarnya.
Sementara itu, korban lainnya Marsel hingga Rabu sore masih belum ditemukan. Proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD Kutim, TNI, Polsek Telen, dan relawan warga dengan menggunakan perahu karet dan peralatan selam.
Duka Bagi Komunitas Perantau
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi komunitas warga Manggarai yang merantau di Kutai Timur. Mereka berharap tim SAR dapat segera menemukan korban terakhir agar keluarga mendapat kepastian.
āTim akan terus memperluas area penyisiran hingga korban ditemukan,ā tegas Kapolres Fauzan. **
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2







