INFOLABUANBAJO.ID — Kebakaran hebat melanda kawasan Desa Batu Cermin, tepatnya di depan SMKN 1 Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat malam, 9 Januari 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.35 Wita itu menghanguskan dua unit kios milik warga bernama Wilhemus Jepapu.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kios yang digunakan untuk usaha sembako, jasa fotokopi, serta penjualan bensin eceran. Percikan api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di dalam kios. Warga di sekitar lokasi sempat panik karena kobaran api menjalar dengan cepat dan berada di kawasan padat aktivitas.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Manggarai Barat, Tian Tawar, mengatakan satu orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. “Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Tian, Jumat malam.
Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan kekuatan penuh. Satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit tangki suplai air diturunkan ke lokasi. Proses pemadaman juga dibantu oleh satu unit tangki air milik PDAM, satu unit tangki BPBD Manggarai Barat, serta armada water cannon dari Brimob dan Polres Manggarai Barat.
Petugas berhasil mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan sekolah dan permukiman warga di sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, aparat terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian materiil akibat kebakaran tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar kebakaran yang terjadi di wilayah Labuan Bajo dan sekitarnya. Sepanjang 2025, sejumlah kasus kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan permukiman dan pusat usaha warga. Sebagian besar insiden tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik,
penggunaan instalasi yang tidak standar, serta aktivitas usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar di lingkungan padat penduduk.
Pemerintah daerah dan aparat pemadam kebakaran sebelumnya telah berulang kali mengimbau warga untuk memastikan instalasi listrik sesuai standar keselamatan, terutama bagi pelaku usaha kecil yang beroperasi di kawasan permukiman. Namun, kejadian kebakaran masih terus berulang, menandakan lemahnya pengawasan serta rendahnya kesadaran akan mitigasi risiko kebakaran di wilayah yang tengah berkembang pesat sebagai destinasi pariwisata nasional itu
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi






