INFOLABUANBAJO.ID — Anggota Komisi III DPR RI, , menegaskan pentingnya peran jurnalis dalam menjaga ruang demokrasi, khususnya di Labuan Bajo yang tengah bertumbuh sebagai kota pariwisata. Dalam sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di Labuan Bajo, Sabtu, 14 Februari 2026, ia secara khusus berpesan kepada para wartawan agar tidak gentar menyampaikan kebenaran.
“Kerja jurnalis dilindungi konstitusi. Hak menyatakan pendapat, hak berkumpul, itu dijamin Undang-Undang Dasar 1945. Apa yang dilakukan teman-teman jurnalis dijamin oleh konstitusi,” ujar Benny di hadapan peserta sosialisasi.
Politikus yang akrab disapa BKH itu menyebut kebebasan pers sebagai fondasi utama negara demokratis. Tanpa kebebasan pers, kata dia, negara ibarat berjalan dalam kegelapan. “Negara tanpa kebebasan pers seperti berjalan dalam gelap. Kalau negara berjalan dalam kegelapan, bersiaplah menjadi negara gagal,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Benny, jurnalis tidak boleh mudah diintimidasi atau diancam saat menjalankan tugas. Ia menyebut profesi wartawan sebagai pekerjaan yang “suci” karena berkaitan langsung dengan penyampaian kebenaran kepada publik. “Sehingga tidak sedikit-sedikit jurnalis diancam. Kerja mereka dilindungi konstitusi,” ujarnya.
Namun di sisi lain, Benny mengingatkan agar kebebasan tersebut tidak disalahgunakan. Ia menekankan bahwa tugas jurnalis adalah menyampaikan informasi yang benar, bukan hoaks atau informasi titipan kelompok tertentu. “Kerja jurnalis bukan untuk membela kepentingan kelompok tertentu. Bukan menyebarkan hoaks. Bukan informasi yang dititipkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pluralisme dan kemajemukan. Menurut dia, pemberitaan yang mengandung kebencian berpotensi mengobok-obok harmoni sosial. “Kerja jurnalis itu menyampaikan kebenaran dan mengungkap realitas, bukan menyebarkan kebohongan yang kemudian membela kepentingan tertentu,” ujar Benny.
Penekanan Benny terhadap peran pers dinilai relevan dengan kondisi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas yang terus berkembang. Kota ini, kata dia, membutuhkan ruang sosial yang sehat dan rasa aman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.
“Labuan Bajo ini kota pariwisata yang sedang tumbuh. Rasa aman itu penting. Dan salah satu kuncinya adalah pers yang bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” katanya.
Di tengah dinamika pembangunan dan meningkatnya sorotan publik terhadap berbagai proyek serta kebijakan di daerah tersebut, pesan Benny menjadi pengingat bahwa kebebasan pers bukan sekadar hak, melainkan juga tanggung jawab. Bagi dia, pers yang berani dan independen adalah prasyarat agar demokrasi tetap menyala—dan agar Labuan Bajo tidak berjalan dalam kegelapan.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi






