Teror Berlanjut! Gendang Pela Ukur Paksa Tanah Wae Togo Saat Kasus Perusakan Rumah Menggantung

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teror Berlanjut! Gendang Pela Ukur Paksa Tanah Wae Togo Saat Kasus Perusakan Rumah Menggantung

Teror Berlanjut! Gendang Pela Ukur Paksa Tanah Wae Togo Saat Kasus Perusakan Rumah Menggantung

INFOLABUANBAJO.ID — Ketegangan agraria kembali mengemuka di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Warga Kampung Wae Togo, Desa Watu Waja, Kecamatan Lembor Selatan, mengaku kian resah setelah proses hukum atas pembongkaran tiga rumah pada 15 November 2025 belum juga menunjukkan titik terang. Di tengah penyelidikan yang berjalan lamban, sekelompok warga dari Kampung Pela justru mendatangi lokasi dan melakukan pengukuran lahan yang disengketakan.

Pengukuran itu berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 Wita. Kegiatan dipimpin Ketua Gendang Pela, Raimundus Labut, dan didampingi aparat Bhabinkamtibmas. Warga Pela mengklaim lahan tersebut sebagai bagian dari tanah ulayat mereka. Bagi warga Wae Togo, langkah ini bukan sekadar pengukuran, melainkan sinyal eskalasi konflik baru.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Terduga Pencuri Pecah Kaca Mobil di Labuan Bajo, Ini Kronologinya

Sebab, laporan dugaan pengrusakan rumah masih bergulir di Polres Manggarai Barat. Hingga lebih dari tiga bulan sejak kejadian, belum ada penetapan tersangka. Polisi juga disebut belum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Keluarga korban mempertanyakan keseriusan penanganan perkara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa bermula pada 15 November 2025 sekitar pukul 11.00 Wita. Puluhan warga Kampung Pela mendatangi permukiman Wae Togo. Tiga rumah milik Pius Hadun, Raimundus Ronda, dan Ignasius Ransung dibongkar. Rumah Pius yang masih tahap pembangunan diratakan, materialnya dibakar. Dua rumah lain mengalami nasib serupa.

Baca Juga:  Kasus Tewasnya Gadis Asal Manggarai di Jakarta, Pelaku Mengaku Cemburu dengan Korban

“Rumah kami dirusak di depan aparat. Kami diminta tidak melawan, lalu material dibakar,” kata Pius Hadun, 75 tahun, tokoh adat Wae Togo.

Dalam kericuhan itu, Margareta—istri Ignasius Ransung—yang baru pulang dari rumah sakit dalam kondisi sakit, dipaksa keluar sebelum rumahnya dihancurkan. Sejak saat itu para korban hidup tanpa tempat tinggal tetap dan mengaku mengalami trauma.

Sehari setelah kejadian, korban melapor dengan nomor LP/B/187/XI/SPKT/Polres Mabar/Polda NTT. Mereka meminta perlindungan hukum karena merasa terancam. Namun hingga kini, proses hukum belum menghasilkan kepastian.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Suami Emosi Tak Diberi Uang Rokok, Istri di NTT Jadi Korban Disiram Air Panas, Begini Penjelasan Polisi
Pria Asal Manggarai Timur Ditangkap di Labuan Bajo karena Sebarkan Foto Bugil Mantan Pacar di Media Sosial
Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok 4 Orang di Labuan Bajo, Anak Korban Saksikan Ayahnya Dipukul Pakai Kayu
Baru Sebulan Jadi Prajurit TNI, Pemuda NTT Ini Malah Dijebloskan ke Sel Polisi, Tega Perkosa Anak di Bawah Umur Saat Urus Ijazah
Takut Dimarahi dan Diusir Orang Tua, Wanita 19 Tahun Ini Nekat Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Tong Sampah
Ditolak Berhubungan Badan, Suami Gelap Mata Bunuh Istri, Jasad Disembunyikan di Bawah Karpet
Pinjam Mobil Penjual Kelapa, Dua Pemuda Diduga Bobol Vila di Labuan Bajo, Ditangkap Polisi Tengah Malam
Polda NTT Tegas! Oknum Polisi Manggarai Barat yang Diperiksa Terkait Lahan Nggoer Akan Diproses Jika Terbukti

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Suami Emosi Tak Diberi Uang Rokok, Istri di NTT Jadi Korban Disiram Air Panas, Begini Penjelasan Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:02 WITA

Pria Asal Manggarai Timur Ditangkap di Labuan Bajo karena Sebarkan Foto Bugil Mantan Pacar di Media Sosial

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:28 WITA

Baru Sebulan Jadi Prajurit TNI, Pemuda NTT Ini Malah Dijebloskan ke Sel Polisi, Tega Perkosa Anak di Bawah Umur Saat Urus Ijazah

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:15 WITA

Takut Dimarahi dan Diusir Orang Tua, Wanita 19 Tahun Ini Nekat Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Tong Sampah

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:12 WITA

Ditolak Berhubungan Badan, Suami Gelap Mata Bunuh Istri, Jasad Disembunyikan di Bawah Karpet

Berita Terbaru

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Breaking News

Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Kampung Soknar, Golo Mori

Sabtu, 14 Mar 2026 - 22:06 WITA