Resmi Diangkat! 1.244 PPPK Manggarai Diminta Jangan Asal Posting di Medsos – Ini Pesan Tegas Bupati Nabit!

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 11:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Resmi Diangkat! 1.244 PPPK Manggarai Diminta Jangan Asal Posting di Medsos – Ini Pesan Tegas Bupati Nabit!

Resmi Diangkat! 1.244 PPPK Manggarai Diminta Jangan Asal Posting di Medsos – Ini Pesan Tegas Bupati Nabit!

INFOLABUANBAJO.ID — Sebanyak 1.244 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Manggarai akhirnya resmi diangkat! Surat Keputusan (SK) pengangkatan diserahkan langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, dalam sebuah seremoni megah yang digelar di halaman Kantor Bupati, Kota Ruteng.

Acara ini bukan sekadar formalitas. Dihadiri oleh Wakil Bupati Fabianus Abu, Sekda Fansi Jahang, hingga para petinggi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), momen ini menjadi tonggak penting bagi wajah baru birokrasi di Manggarai. Suasana semarak, penuh semangat, dan haru menghiasi acara saat ribuan PPPK mendengarkan langsung wejangan dari sang kepala daerah.

“Status Anda Bukan Akhir, Tapi Titik Awal!”

Dalam pidatonya yang penuh energi, Bupati Nabit menegaskan bahwa status sebagai PPPK bukanlah garis finish, tapi justru permulaan dari tanggung jawab besar sebagai pelayan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan pernah merasa cukup dengan status PPPK. Tugas Anda dimulai hari ini. Tunjukkan bahwa Anda bisa ditempatkan di mana pun, bukan sekadar memilih tempat nyaman,” ucap Nabit dengan nada penuh penekanan.

Ia mengingatkan bahwa integritas dan profesionalisme adalah harga mati. Lebih lanjut, sang Bupati secara khusus menyoroti penggunaan media sosial oleh para ASN muda ini.

Baca Juga:  Polemik Tanah Ulayat Lengkong Warang: Mersi Mance Balas Tudingan, Sebut Bona Pengkhianat Ulayat Rareng

“Hati-Hati di Medsos!”

“Bijaklah di ruang publik, apalagi media sosial. Jangan sembarangan unggah sesuatu yang bisa mencoreng nama institusi. Perilaku kita di dunia maya adalah cerminan profesionalisme kita,” ujarnya lantang.

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Di era digital, rekam jejak daring bisa jadi bumerang, terutama bagi aparatur pemerintah yang harus jadi teladan bagi masyarakat.

Rinciannya: 606 Tenaga Kesehatan, 212 Guru, 426 Tenaga Teknis

Dari 1.244 PPPK yang dilantik, komposisinya cukup beragam:

  • 606 orang adalah tenaga kesehatan yang akan memperkuat layanan medis di seluruh wilayah kabupaten.
  • 212 adalah guru yang siap meningkatkan kualitas pendidikan.
  • 426 lainnya adalah tenaga teknis yang akan mengisi kebutuhan strategis di berbagai bidang.
Baca Juga:  Citra Pariwisata Labuan Bajo Kian Memburuk, Ada Lagi Speedboat yang Tenggelam

Sebelum pelantikan, seluruh PPPK telah menyelesaikan tahapan administrasi, termasuk pembukaan rekening di Bank NTT—tanda bahwa proses ini bukan hanya simbolik, tapi benar-benar siap kerja.

Tantangan Baru, Komitmen Baru

Bupati Nabit menegaskan pentingnya disiplin, loyalitas, dan dedikasi dalam mendukung visi pembangunan daerah.

“Jangan hanya sekadar datang, absen, lalu pulang. Jadilah agen perubahan. Kita butuh pelayanan publik yang cepat, ramah, dan profesional,” katanya.

Ia juga mengajak para PPPK untuk menjadi bagian dari solusi, bukan beban birokrasi. Dengan gaya kepemimpinan yang tegas namun membumi, Nabit ingin membentuk kultur kerja yang modern, adaptif, dan penuh semangat kolaboratif.

Harapan Baru untuk Manggarai

Dengan resminya ribuan PPPK ini bergabung dalam sistem pemerintahan, publik tentu berharap ada angin segar dalam pelayanan, mulai dari puskesmas hingga ruang-ruang pelayanan teknis pemerintahan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Di Kantor Polisi, Tua Gendang Pela Akui Kerahkan 141 Orang Bongkar dan Bakar Rumah Warga Wae Togo
Jalan Putus Total, Akses Golo Woi–Meda di Cibal Barat Dilaporkan Lumpuh Akibat Hujan Berhari-hari
Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap
Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing
Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik
Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas
Dugaan Pemicu Kebakaran Dua Kios di Depan SMKN 1 Labuan Bajo
Meski Satu Korban Belum Ditemukan, Usaha Pencarian Korban Tenggelam Kapal KM Putri Sakinah Dihentikan

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:55 WITA

Di Kantor Polisi, Tua Gendang Pela Akui Kerahkan 141 Orang Bongkar dan Bakar Rumah Warga Wae Togo

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:56 WITA

Hari Kelima Pencarian, Nasib Korban Tenggelam di Tiwu Pa’i Masih Gelap

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:29 WITA

Api Mengamuk Siang Hari di Ruteng, Rumah Guru Ini Ludes Tinggal Puing

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:56 WITA

Transparansi Dipertanyakan, Polres Manggarai Barat Dinilai Buruk terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:31 WITA

Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas

Berita Terbaru