INFOLABUANBAJO.ID — Seorang wanita berinisial JLLD (21) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya di kawasan Jalan Antasura, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Bali, pada Minggu (21/9/2025) dini hari. Diduga kuat, aksi nekat tersebut dipicu oleh masalah percintaan.
Informasi ini disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, yang menjelaskan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Diduga korban mengakhiri hidupnya karena persoalan asmara,” ujarnya.
Saat ditemukan, JLLD tergantung dengan lidah menjulur dan simpul mati di leher. Tali yang digunakan diikatkan pada paku di dinding kamar. Kondisinya mengarah ke timur tanpa tanda-tanda kekerasan pada tubuh. Jari-jari tangan korban menggenggam, sementara jari kaki dan telapak tangannya membiru, tanda ia sudah meninggal cukup lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peristiwa itu terungkap ketika JD (20), teman korban, diminta oleh R, pacar korban, untuk mengecek kondisi JLLD setelah menerima pesan berpamitan dari korban. JD yang tiba di lokasi menemukan pacar korban sudah menunggu di depan kos, namun enggan masuk karena aturan kos melarang laki-laki masuk.
JD kemudian masuk sendiri ke dalam dan mendapati pintu kamar korban terbuka sedikit. Saat didorong, ia terkejut melihat JLLD sudah tak bernyawa dalam posisi tergantung.
Selain jasad korban, polisi juga menemukan sejumlah barang milik korban seperti telepon genggam, laptop, serta selembar surat bertuliskan:
“Terima kasih untuk kalian semua. Maaf belum bisa jadi anak, cucu, adik, ponakan, sepupu yang baik untuk semuanya.”
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







