Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas

Tulisan “Mai Go Ite” Dipertanyakan, Sejumlah Laporan Warga di Polres Manggarai Barat Tak Kunjung Tuntas

INFOLABUANBAJO.ID – Tulisan besar “Mai Go Ite” yang terpampang di pintu gerbang Polres Manggarai Barat kembali menjadi sorotan publik. Tulisan yang berarti ajakan “ Mari Masuk” itu digadang-gadang sebagai simbol keterbukaan dan kehadiran Polri bagi masyarakat. Namun di mata sebagian warga, kalimat tersebut justru berbanding terbalik dengan realitas penanganan sejumlah laporan hukum yang tak kunjung menemui kejelasan.

Sorotan tajam salah satunya datang dari kasus pengrusakan tiga unit rumah warga di Kampung Wae Togo, Kecamatan Lembor Selatan. Lebih dari satu bulan sejak peristiwa itu dilaporkan, hingga kini belum ada informasi resmi yang jelas disampaikan kepada publik terkait perkembangan penyelidikan.

Tiga rumah milik warga lanjut usia dilaporkan dirusak oleh sekelompok orang. Para korban bukan hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga hidup dalam ketidakpastian hukum. Ironisnya, di tengah penderitaan korban, penanganan kasus tersebut terkesan berjalan di tempat.

“Kalau memang ‘Mai Go Ite’ artinya Polri hadir untuk masyarakat, maka mestinya masyarakat juga diberi kejelasan. Jangan dibiarkan menggantung seperti ini,” ujar salah satu warga Lembor Selatan yang enggan disebutkan namanya.

Unggahan akun media sosial Humas Polres Manggarai Barat yang sebelumnya menampilkan foto gerbang bertuliskan “Mai Go Ite, Simbol Wujud Nyata Kehadiran Polri Untuk Masyarakat Manggarai Barat” kini justru menuai kritik.

Warganet menilai slogan itu terasa normatif dan kehilangan makna ketika tidak diiringi dengan transparansi serta kecepatan penanganan kasus-kasus yang menyangkut hajat hidup masyarakat kecil.

Baca Juga:  Uskup Kelahiran Manggarai Barat, Mgr. Paskalis Bruno Syukur Mengundurkan Diri dari Uskup Bogor

Salah satu warga Labuan Bajo menilai, keterbukaan informasi menjadi kunci utama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. “Masyarakat tidak selalu menuntut kasus harus langsung selesai, tetapi minimal ada penjelasan berkala: sudah sejauh mana prosesnya, apa kendalanya, dan apa langkah berikutnya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Manggarai Barat terkait alasan lambannya penanganan kasus pengrusakan rumah warga Wae Togo. Upaya konfirmasi yang dilakukan media juga belum mendapatkan tanggapan.

Di tengah gencarnya jargon pelayanan dan humanisme Polri, publik Manggarai Barat kini menunggu pembuktian. Apakah “Mai Go Ite” hanya akan berhenti sebagai tulisan di gerbang dan konten media sosial, atau benar-benar menjadi cerminan kehadiran negara bagi warga yang mencari keadilan.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:15 WITA

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WITA

Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WITA

Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres

Berita Terbaru