Khamenei Tewas Bersama Putri, Cucu, dan Menantu: Serangan Udara Akhiri Dinasti Pemimpin Tertinggi Iran

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 09:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khamenei Tewas Bersama Putri, Cucu, dan Menantu: Serangan Udara Akhiri Dinasti Pemimpin Tertinggi Iran

Khamenei Tewas Bersama Putri, Cucu, dan Menantu: Serangan Udara Akhiri Dinasti Pemimpin Tertinggi Iran

INFOLABUANBAJO.ID — Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas bersama sejumlah anggota keluarganya setelah kompleks kediamannya di Teheran dihantam serangan udara besar pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kematian pemimpin berusia 86 tahun itu menandai berakhirnya era kepemimpinan yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade, sekaligus memicu duka mendalam di Iran.

Media pemerintah Iran mengonfirmasi Khamenei tewas dalam serangan yang menghancurkan pusat komando kepemimpinan negara tersebut. Selain dirinya, beberapa anggota keluarga dekat dilaporkan ikut menjadi korban, termasuk seorang putri, menantu, cucu, serta salah satu menantu perempuan. Namun, otoritas Iran tidak merilis identitas mereka secara resmi.

Baca Juga:  Tragedi Kapal di Labuan Bajo, Real Madrid Berduka atas Meninggalnya Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya

Televisi pemerintah Iran menyebut Khamenei sebagai “syahid” dan menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Warga dilaporkan berkumpul di berbagai kota, termasuk Teheran dan Qom, untuk menyampaikan belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini menjadi figur sentral dalam sistem politik Iran.

Sebelumnya, pejabat Israel mengklaim jasad Khamenei ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan. Dokumentasi penemuan jenazah tersebut dilaporkan telah diperlihatkan kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga menyatakan bahwa operasi militer tersebut bertujuan melumpuhkan struktur kepemimpinan Iran.

Penulis : Tim Info Labuan Bajo

Editor : Redaksi

Berita Terkait

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!
Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo
Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini
Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga
Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP
Seorang Anggota Polisi Ditemukan Meninggal di Manggarai Timur, Begini Penjelasan Singkat Kapolres
Info Labuan Bajo Dapat Kesempatan Hak Jawab, Dewan Pers Tegaskan Ini Bukan Kasus Hukum
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Labuan Bajo Ikut Bangun Mushola Warga

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:15 WITA

VIRAL! Diduga Guru PNS di Ruteng Tulis Komentar Pedas Saat Keluarga Berduka, Netizen: Tak Punya Empati!

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WITA

Kuota 1.000 Wisatawan TN Komodo Belum Dicabut, APMB Siap Gelar Demo Jilid 2: Puluhan Ribu Massa Siap Lumpuhkan Labuan Bajo

Kamis, 16 April 2026 - 13:48 WITA

Kronologi Kematian Anggota Polisi di Manggarai Timur, Diduga Akhiri H!dup karena Ini

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WITA

Soal Pengusaha Penggilingan Padi di Lembor Ditemukan Tewas, Begini Penjelasan Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WITA

Warga Lembor Ditemukan Meninggal di Persawahan Wae Bangka, Polisi Masih Olah TKP

Berita Terbaru