Komitmen memberdayakan tenaga kerja lokal menjadi nilai tawar utama di tengah serbuan pekerja dari luar daerah. Saat ini, perusahaan mengklaim telah memiliki lebih dari 50 personel aktif yang seluruhnya berasal dari Manggarai Barat. Tenaga keamanan ini disebar untuk mengamankan aset-aset vital, mulai dari hotel, restoran, stasiun pengisian bahan bakar umum, hingga pengawalan acara penting dan tamu VIP.
Jejak kerja mereka mulai terlihat. Personel Gagak Padu tampak berjaga dalam acara berskala besar seperti Pengamanan Tahbisan Uskup Labuan Bajo dan perhelatan “Pesona Indonesia Timur”. Mereka juga telah mengikat kontrak dengan sejumlah hotel di Jalan Soekarno Hatta, arteri utama denyut pariwisata kota itu.
Meski terbilang baru, Gagak Padu datang pada momentum yang tepat. Pesatnya pembangunan di Labuan Bajo menciptakan kekhawatiran sekaligus peluang. Pertaruhan mereka kini terletak pada konsistensi untuk menjaga standar profesionalisme seiring dengan bertambahnya klien. Waktu yang akan menjawab apakah vigili sang gagak ini mampu bertahan di tengah persaingan yang kian ketat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Fons Abun
Editor : R. Nahal
Halaman : 1 2







