Salah seorang sopir, Econ Jena, mengaku tersinggung dengan generalisasi yang dilakukan Aboy. Menurutnya, penggunaan sandal jepit bersifat fleksibel tergantung situasi, terutama saat mengantar tamu ke pantai. “Selama saya mengantar tamu, tidak pernah ada tamu yang komplain,” ujarnya. Econ juga meminta Aboy untuk lebih fokus pada perusahaannya sendiri. “Silakan Bapak mengingatkan anak buah Bapak sendiri, karena toh Bapak juga bekerja seperti kita,” kata dia.
Menanggapi protes tersebut, Aboy secara terbuka mengakui konten itu dibuat olehnya dengan tujuan untuk mengedukasi. Namun, ia menyadari bahwa caranya telah menyinggung banyak pihak.
“Tujuan saya untuk mengedukasi. Tetapi ternyata ada yang tersinggung. Dari hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada semua pihak, baik yang ada di Labuan Bajo maupun di wilayah NTT,” ujar Aboy. Ia bahkan menyampaikan permohonan maaf secara adat Manggarai sebagai bentuk penyesalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pantauan di lokasi, proses mediasi yang didampingi oleh aparat dari Polres Manggarai Barat itu berlangsung dengan aman dan damai.
Penulis : Fons Abun
Editor : F.A
Halaman : 1 2







