INFOLABUANBAJO.ID — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Rapat tersebut membahas perkembangan berbagai program prioritas pemerintah, termasuk evaluasi pelaksanaan program MBG (Menuju Bangsa Gemilang), penguatan sektor koperasi, serta langkah-langkah strategis dalam merespons dampak kondisi nasional dan global terhadap perekonomian.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah situasi global yang tidak menentu. Menurutnya, pemerintah harus tetap fokus pada pencapaian target pembangunan, meski dunia menghadapi ketidakpastian akibat dinamika geopolitik dan perlambatan ekonomi di berbagai kawasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus tetap waspada dan sigap menghadapi setiap perubahan global yang bisa memengaruhi perekonomian nasional. Seluruh kementerian harus memastikan bahwa program prioritas pemerintah berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Presiden Prabowo dalam rapat tersebut.
Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Perdagangan, serta Kepala Bappenas. Mereka memaparkan capaian dan tantangan dari masing-masing program prioritas yang telah dijalankan selama beberapa bulan terakhir.
Fokus Evaluasi Program MBG dan Penguatan Ekonomi Rakyat
Salah satu agenda utama rapat adalah evaluasi pelaksanaan program MBG, yang menjadi salah satu simbol komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan kesejahteraan. Program MBG menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur produktif, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan ekonomi lokal berbasis koperasi dan UMKM.
Presiden Prabowo menegaskan, keberhasilan program MBG tidak boleh hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi makro, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kita ingin rakyat di desa-desa dan pelosok daerah benar-benar merasakan hasil pembangunan. Penguatan koperasi dan UMKM harus menjadi prioritas agar ekonomi nasional kuat dari bawah,” tegas Presiden.
Selain itu, Kepala Negara juga meminta agar kementerian terkait mempercepat digitalisasi koperasi dan UMKM, sehingga para pelaku usaha kecil menengah dapat lebih mudah mengakses pasar, pembiayaan, serta pendampingan usaha.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







