INFOLABUANBAJO.ID – Di tengah geliat pariwisata yang terus berkembang di Labuan Bajo, suara rakyat tetap bergaung kencang. Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD) menyatakan akan menggelar aksi damai pada 2–5 September 2025. Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan seruan untuk mengingatkan para pemangku kepentingan bahwa demokrasi masih hidup di Manggarai Barat.
Dalam surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kapolres Manggarai Barat yang salinnanya diterima Info Labuan Bajo, FMPD menegaskan sejumlah isu yang menjadi alasan digelarnya aksi. Mereka menyoroti kenaikan tunjangan DPR dan kenaikan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) yang dinilai membebani masyarakat. Tak hanya itu, dugaan pelanggaran sepadan pantai, konservasi di Pulau Padar, hingga dugaan korupsi dana Pertiwi dan proyek Jalan Golo Mori senilai Rp85 miliar juga menjadi sorotan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ia benar, kami baru memasukan surat pemberitahuan di Polres Manggarai Barat,” ujar Try Dedi, Koordinator umum aksi.
FMPD juga menyinggung masalah dana nakes serta aksi solidaritas untuk mengenang Alfan Kurniawan yang telah meninggal. Bagi mereka, aksi ini bukan sekadar protes, melainkan bentuk kepedulian terhadap sesama dan tanah kelahiran.
Penulis : Tim Info Labuan Bajo
Editor : Redaksi
Halaman : 1 2 Selanjutnya







