Ketua Komodo Runners, Bambang Harijanto Soetikno, menegaskan dukungan penuh komunitasnya. “Kami berperan dalam race organizing, sosialisasi, berbagi pengalaman rute, dan memotivasi pelari,” ujarnya. Bambang menambahkan, ajang ini juga menjadi wadah silaturahmi dan promosi The Golo Mori sebagai Sustainable Marine-Based MICE Destination.
Meskipun baru pertama kali digelar, antusiasme peserta sangat tinggi. Wahyuaji Munarwiyanto menyebut target awal 500 pelari telah terlampaui, dengan pendaftaran mencapai 980 peserta. Pendaftaran yang dibuka sejak 23 Agustus 2025 melalui Instagram @golomorirun masih akan ditutup pada 18 September 2025, dan tidak dipungut biaya.
Pelari lokal, Ana, menilai rute ini cocok untuk pemula karena menantang namun aman. Ia berpesan agar pelari menggunakan sepatu yang tepat, pakaian ringan, istirahat cukup, dan menjaga asupan cairan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain sebagai ajang olahraga, Golo Mori Sunset Run 2025 juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah. UMKM kuliner, kerajinan, dan transportasi diberi peluang usaha. Bazar UMKM lokal turut memeriahkan acara. Event ini juga diharapkan menemukan bibit atlet lari lokal, terutama dari kalangan pelajar, dengan Komunitas Komodo Runners yang telah menyiapkan pelatihan mingguan.
Golo Mori Sunset Run 2025 menyediakan hadiah hingga puluhan juta rupiah untuk berbagai kategori, termasuk juara umum, pelajar, master, dan kostum unik, serta berbagai doorprize dan hiburan. “Event ini gratis untuk semua peserta. Kami ingin masyarakat luas terlibat tanpa terkendala biaya,” pungkas Wahyuaji. Dengan dukungan penuh komunitas, pemerintah, dan swasta, Golo Mori Sunset Run 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat posisi Labuan Bajo sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia.
Halaman : 1 2







